Keren! Warga Binaan Lapas Tahuna Bikin Kolintang, Pesanan Pertama Datang dari Sekolah

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan.

MANADO, Pilarportal.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan.

Melalui program pembinaan keterampilan, warga binaan kini berhasil memproduksi alat musik tradisional Kolintang secara mandiri di dalam lapas.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang ekonomi sekaligus melestarikan budaya lokal Sulawesi Utara.

Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, saat melakukan kontrol kegiatan pembinaan, turut mencoba memainkan Kolintang hasil karya warga binaan pada Kamis (16/7/2026).

Yosef menjelaskan, sebelumnya warga binaan telah berhasil membuat alat musik keroncong dan string bass. Kini, melalui pembinaan yang berkelanjutan, mereka mampu mengembangkan keterampilan dengan memproduksi Kolintang.

“Hasil karya ini merupakan wujud keberhasilan program pembinaan kemandirian yang terus kami dorong agar warga binaan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kolintang hasil karya warga binaan akan dipasarkan melalui mitra usaha di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai bagian dari implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BACA JUGA  Lapas Tondano Perkuat Pembinaan WBP, 11 Warga Binaan Katolik Ikuti Konseling Rohani

Program tersebut juga diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman kerja serta keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasibinapi Giatja), Widodo, mengungkapkan bahwa Kolintang pertama yang diproduksi telah mendapat respons positif dari masyarakat.

Bahkan, alat musik tersebut telah dipesan oleh salah satu sekolah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sehingga menjadi motivasi bagi jajaran Lapas Tahuna untuk terus menjaga kualitas produk.

“Kami akan terus mengembangkan kreativitas warga binaan agar mampu menghasilkan produk berkualitas yang memiliki daya saing di masyarakat,” katanya.

Salah seorang warga binaan berinisial YS mengaku bangga karena hasil karya yang dibuat bersama rekan-rekannya mendapat apresiasi dan kepercayaan dari masyarakat.

Menurutnya, program pembinaan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus harapan baru untuk memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

Melalui pembinaan kemandirian ini, Lapas Kelas IIB Tahuna terus berupaya mencetak warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan yang bernilai ekonomi, sekaligus ikut melestarikan warisan budaya daerah melalui pembuatan alat musik Kolintang.

Berita Terkait

Ombudsman Turun ke Lapas Manado, Periksa Standar Pelayanan Publik
Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado
Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu
Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial
Kejanggalan Tanda Tangan dan Tanggal BAP, Usai Sidang Titaribka Tambahani Laporkan Dugaan Pemalsuan BAP
Buntut BAP Diduga Dipalsukan, Mangkir Dua Kali, PH Tita Tambahani Siap Aduan ke Kapolda dan Kapolri
Whiz Prime Megamas Manado Tawarkan Cozy Stay Rp477 Ribu, Bisa Nikmati Sunset
Lapas Manado Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

Ombudsman Turun ke Lapas Manado, Periksa Standar Pelayanan Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46

Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18

Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:09

Kejanggalan Tanda Tangan dan Tanggal BAP, Usai Sidang Titaribka Tambahani Laporkan Dugaan Pemalsuan BAP

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!