Sekda Lynda Watania Dorong Penguatan SPI KPK Untuk Cegah Korupsi

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., menghadiri kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Sosialisasi Antikorupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tondano, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Inspektorat Kabupaten Minahasa ini turut dihadiri, Ketua Paksi Sulut Dr Magdalena Wulur SE MAP Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Leonny Mongi, Kaban Inspektorat Minahasa Dr. Vicky Ch. Tanor, S.Pi., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Drs. Arthur N Palilingan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ricky Laloan, SH, serta seluruh Kepala Sekolah di Minahasa

Dalam sambutannya, Sekda Lynda Watania menegaskan bahwa hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI harus dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk melakukan pembenahan di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, hasil SPI telah memberikan gambaran mengenai peta kerawanan korupsi di daerah dan menjadi cermin bagi pemerintah daerah untuk melihat berbagai kelemahan yang masih perlu diperbaiki.

“Kita harus mengakui secara jujur kelemahan yang masih ada, baik dalam aspek sistem tata kelola, transparansi, pelayanan publik maupun faktor integritas individu aparatur sipil negara,” ujar Lynda.

BACA JUGA  Apel Kehormatan Pemkab dan Forkopimda Minahasa Berlangsung Khidmat di TMP Tondano

Sekda menilai kehadiran Forum Penyuluh Antikorupsi (Paksi) Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa menjadi angin segar sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pencegahan korupsi.

“Melalui kerja sama ini kita ingin membangun benteng pertahanan moral dan sistemik yang lebih kuat,” katanya.

Sekda juga kemudian menyampaikan beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian seluruh jajaran Pemkab Minahasa untuk menjadikan hasil SPI sebagai peta jalan perbaikan.

“Kiranya seluruh jajaran pemerintah daerah dan para kepala sekolah untuk mempelajari rekomendasi hasil SPI serta menutup berbagai celah yang berpotensi menimbulkan praktik korupsi, khususnya pada sektor pelayanan publik, pengadaan barang dan jasa, serta manajemen sumber daya manusia,” katanya

Selain itu kita harus mengimplementasikan kerja sama secara masif, karena penandatanganan kesepakatan bersama tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus dilanjutkan dengan aksi nyata.

“Saya berharap Forum Penyuluh Antikorupsi Sulawesi Utara dapat membantu kami melakukan edukasi, asistensi dan penyuluhan antikorupsi yang menyasar hingga ke tingkat desa dan kelurahan di Kabupaten Minahasa,” ungkapnya.

BACA JUGA  Dampingi Wabup, Sejumlah Kepala Perangkat Daerah Minahasa Hadiri Rakor Sosialisasi Jaminan Produk Halal Inflasi Kemendagri

Sekda juga mengajak untuk membangun budaya integritas mulai dari diri sendiri karena pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan sistem yang canggih apabila tidak diikuti dengan integritas para pelaksana pemerintahan.

“Korupsi tidak akan bisa diberantas hanya dengan sistem yang canggih jika tidak dibarengi dengan integritas manusianya,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“masyarakat Minahasa mendambakan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel. Untuk itu, kepercayaan publik harus dijaga bersama dengan menolak segala bentuk gratifikasi, suap maupun pungutan liar.

“Kepercayaan publik adalah aset terbesar kita. Mari kita jaga kepercayaan itu dengan menolak segala bentuk gratifikasi, suap maupun pungutan liar,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Lynda menyampaikan apresiasi kepada pengurus Forum Penyuluh Antikorupsi Sulawesi Utara atas kolaborasi yang dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Mari kita bergandengan tangan, satukan langkah demi mewujudkan Minahasa yang maju, berintegritas dan bebas dari korupsi,” pungkasnya. (*/)

BACA JUGA  Pj Bupati Noudy Tendean Ajak Jemaat Jaga Persaudaraan dan Kerukunan Menjelang Pilkada

Berita Terkait

Pemdes Tondey Satu Gelar Musdes Perubahan APBDes 2026 dan 𝐌𝐮𝐬𝐲𝐚𝐰𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐏𝐞𝐧𝐞𝐭𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐑𝐊𝐏𝐃𝐄𝐒 𝟐𝟎𝟐𝟕
Empat Siswa SMPN 4 Ambar Raih juara Tinju Antar Pelajar
Pemdes Pakuure Satu Lakukan Pemeliharaan Air Bersih Mengunakan DD 2026
DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026
Sertijab Kasatpol PP Minahasa: Lexie Korengkeng Gantikan Arnold Siby
Desa Leilem Tiga Kecamatan Sonder Bangun Paving Block 95 Meter dari Dana Desa 2026
Pemdes Kolongan Atas, Mantapkan Program Prioritas Desa Musdes RKPDes 2027 yang Partisipatif
Musdes Rembuk Stunting, Desa Kolongan Atas Bahas Pencegahan Stunting dan Penguatan Tata Kelola Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 22:31

Pemdes Tondey Satu Gelar Musdes Perubahan APBDes 2026 dan 𝐌𝐮𝐬𝐲𝐚𝐰𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐏𝐞𝐧𝐞𝐭𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐑𝐊𝐏𝐃𝐄𝐒 𝟐𝟎𝟐𝟕

Selasa, 15 September 2026 - 21:47

Empat Siswa SMPN 4 Ambar Raih juara Tinju Antar Pelajar

Selasa, 15 September 2026 - 20:40

Pemdes Pakuure Satu Lakukan Pemeliharaan Air Bersih Mengunakan DD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 11:19

Sekda Lynda Watania Dorong Penguatan SPI KPK Untuk Cegah Korupsi

Senin, 14 September 2026 - 19:39

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru