LUWUK, Pilarportal.com — PLN UP3 Luwuk terus mendorong budaya keselamatan ketenagalistrikan di tengah masyarakat melalui edukasi sejak dini.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bahaya ketenagalistrikan kepada siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banggai, Senin (14/9/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai penggunaan listrik yang aman, sekaligus membangun kesadaran terhadap berbagai risiko kelistrikan.
Siswa Belajar Kenali Bahaya Listrik
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai mitigasi risiko kelistrikan di lingkungan rumah, sekolah, maupun tempat umum.
PLN memberikan pemahaman mengenai sejumlah aktivitas yang berisiko, termasuk bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.
Siswa juga diingatkan agar tidak mendirikan bangunan atau memasang atribut terlalu dekat dengan jaringan listrik PLN.
Selain itu, penggunaan peralatan elektronik secara aman serta pentingnya menjaga standar keselamatan instalasi listrik turut menjadi materi edukasi.
PLN juga menjelaskan langkah yang harus dilakukan ketika masyarakat menghadapi potensi gangguan atau bahaya kelistrikan.
Masyarakat diimbau tidak melakukan penanganan sendiri dan segera melaporkan gangguan melalui kanal resmi PLN, termasuk aplikasi PLN Mobile.
PLN Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun mengatakan, edukasi preventif menjadi bagian penting untuk menekan risiko kecelakaan akibat listrik.
“Keselamatan ketenagalistrikan adalah prioritas utama kami. Melalui edukasi yang menyasar langsung ke sekolah-sekolah, kami ingin membangun fondasi kesadaran sejak dini,” ungkap Usman.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu memahami cara memanfaatkan listrik.
Mereka juga perlu mengetahui cara menjaga keselamatan diri dan lingkungan dari berbagai potensi bahaya kelistrikan.
Manager PLN UP3 Luwuk Ridwan Bogie Rismawan berharap siswa yang mengikuti kegiatan dapat menjadi pelopor keselamatan kelistrikan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan atau agent of safety kelistrikan. Pengetahuan sederhana namun penting ini diharapkan bisa disebarluaskan kepada keluarga dan tetangga,” ujar Ridwan.
Sekolah Apresiasi Edukasi PLN
Kepala MAN 1 Banggai Muhammad Basri, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi langkah PLN yang memberikan edukasi langsung kepada para siswa.
Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan listrik sangat relevan dengan aktivitas peserta didik sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif PLN yang hadir di MAN 1 Banggai. Materi yang disampaikan sangat edukatif dan aplikatif untuk meningkatkan kewaspadaan siswa,” tutur Muhammad Basri.
Ia berharap kolaborasi antara PLN dan pihak sekolah dapat terus berlanjut.
Melalui edukasi tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap mitigasi risiko dan kepedulian terhadap lingkungan.
PLN terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan ketenagalistrikan.
Mulai dari menghindari aktivitas berisiko di sekitar jaringan listrik hingga memanfaatkan PLN Mobile untuk melaporkan potensi gangguan atau bahaya listrik.
Penulis : Roos Yunita
Editor : Roos Yunita

























Komentar