JAKARTA, Pilarportal.com — Banyak orang masih bertanya-tanya, kapan waktu terbaik minum susu, pagi atau malam?
Dalam prinsip Ayurveda, susu kerap dianjurkan dikonsumsi pada malam hari karena dianggap memiliki efek menenangkan dan membantu tubuh lebih rileks.
Namun, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa malam hari merupakan waktu terbaik secara umum untuk minum susu.
Yang lebih penting adalah kebutuhan nutrisi, kondisi tubuh, serta tujuan mengonsumsi susu.
Tidak Ada Waktu Khusus yang Terbukti Paling Baik
Susu merupakan sumber protein dan sejumlah nutrisi penting, termasuk kalsium, fosfor, kalium, serta vitamin tertentu.
Kalsium berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, sementara protein membantu memenuhi kebutuhan tubuh dan mendukung pemeliharaan massa otot.
Hingga kini, belum ada bukti kuat bahwa minum susu pada pagi atau malam hari secara khusus membuat penyerapan nutrisinya menjadi jauh lebih baik.
Karena itu, susu dapat dikonsumsi pada waktu yang paling sesuai dengan pola makan dan aktivitas masing-masing.
Minum Susu Setelah Olahraga
Bagi orang yang rutin berolahraga, susu dapat menjadi salah satu pilihan minuman setelah latihan karena mengandung protein.
Asupan protein setelah olahraga membantu proses pemulihan dan pemeliharaan massa otot, terutama jika kebutuhan protein harian tercukupi.
Susu juga dapat memberikan rasa kenyang sehingga bisa menjadi bagian dari pola makan yang membantu mengontrol asupan kalori.
Namun, minum susu saja tidak otomatis menyebabkan penurunan berat badan. Pengelolaan berat badan tetap dipengaruhi keseluruhan pola makan, aktivitas fisik dan jumlah kalori yang dikonsumsi.
Bagaimana Jika Minum Susu Malam Hari?
Minum susu pada malam hari pada dasarnya boleh dilakukan jika tubuh dapat mentoleransinya dengan baik.
Sebagian orang merasa lebih nyaman mengonsumsi susu sebagai bagian dari camilan malam. Namun, respons setiap orang berbeda.
Jika minum susu terlalu dekat dengan waktu tidur menyebabkan perut terasa penuh, kembung atau tidak nyaman, sebaiknya beri jarak beberapa waktu sebelum tidur.
Tidak Semua Orang Cocok Minum Susu
Orang dengan intoleransi laktosa dapat mengalami kembung, gas, sakit perut atau diare setelah mengonsumsi susu karena tubuh kesulitan mencerna laktosa.
Sementara itu, orang yang memiliki alergi terhadap protein susu sapi perlu menghindari susu sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Bagi mereka yang tidak dapat mengonsumsi susu sapi, tersedia alternatif seperti susu kedelai dan susu nabati lainnya. Kandungan nutrisi setiap produk berbeda, sehingga sebaiknya perhatikan label gizi dan kandungan protein serta kalsiumnya.
Jadi, Kapan Waktu Terbaik Minum Susu?
Tidak ada satu waktu yang wajib untuk semua orang.
Jika ingin mendapatkan protein setelah berolahraga, susu dapat dikonsumsi sebagai bagian dari makanan atau minuman setelah latihan.
Jika lebih nyaman minum susu pada pagi hari, tidak masalah. Begitu juga pada malam hari selama tidak menimbulkan gangguan pencernaan atau keluhan lainnya.
Yang terpenting bukan sekadar kapan minum susu, tetapi jumlah yang dikonsumsi, kualitas produk, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM

























Komentar