Pilarportal.com,Minahasa – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE menyatakan rasa empati dan keprihatinan kepada korban banjir di Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa.
Gubernur Sulut langsung turun menjumpai warga yang mengalami musibah banjir.
Pemerintah nantinya berencana untuk melakukan relokasi terhadap sejumlah warga di Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa yang tinggal di daerah rawan bencana banjir.
Rencana merelokasi warga disampaikan langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey ketika melakukan peninjauan pasca kejadian bencana alam banjir di Kelurahan Papakelan, Senin (07/11/2022).

Karena menurut Gubernur kejadian serupa sudah sering terjadi secara berulang kali, sehingga perlu dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman.
Pada kunjungannya itu, Olly menyerahkan sejumlah bantuan seperti matras, selimut, mie instan, biskuit kaleng, sabun mandi kebutuhan natura yang diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.
Kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat mendapatkan bantuan dana untuk perbaikan dengan jumlah yang bervariasi sesuai tingkat kerusakannya.

Pemerintah Kabupaten Minahasa mendata, ada 205 unit rumah yang rusak, dengan rincian 7 rumah rusak berat, 16 rusak sedang dan 182 rusak ringan.
Kepada warga yang terkena banjir, Olly mengatakan bahwa warga tidak sendiri memikul beban musibah. Karena pemerintah akan berupaya untuk memberikan bantuan.
“Saya menyatakan rasa prihatin yang sedalam-dalamnya atas musibah bencana banjir yang dialami masyarakat Papakelan. Pemerintah Provinsi Sulut berupaya untuk membantu perbaikan rumah warga yang rusak,” katanya dengan merinci untuk rumah yang rusak berat sebesar Rp10 juta, rusak sedang Rp5 juta dan rusak ringan Rp2,5 juta.
“Dana bantuan untuk perbaikan rumah akan ditransfer di rekening masing-masing,” ujar Gubernur Olly.
Saat ini, lanjutnya, pemerintah sudah mengambil langka-langka darurat. Yakni bersama-sama dengan masyarakat, instansi terkait, termasuk pihak kecamatan dan kelurahan. Telah melakukan evakuasi masyarakat terdampak, yang diarahkan ke Posko pengungsian di SD GMIM Papakelan.
“Termasuk menyiapkan makan malam bersama para donatur dan masyarakat setempat, juga mengefektifkan mobil makanan dari Dinas Sosial, serta menyiapkan kasur dan tempat tidur,” ujarnya.
Diketahui, Pemkab Minahasa, pada saat kejadian telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk efektivitas penerimaan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Dalam pemantauannya, Gubernur Sulut ikut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minahasa Frits Muntu serta sejumlah pejabat setempat.
(*DRO)







