Bentrok Antar Kampung Dumoga, Resmob Sita 5 Senjata Angin

Minggu, 1 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Barang Bukti.

Barang Bukti.

BOLMONG, Pilarportal.com – Aksi perkelahian antar kampung (tarkam) di wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian demi menjaga keamanan masyarakat.

Sejumlah personel dikerahkan ke lokasi bentrokan untuk membubarkan massa dan melakukan pengamanan intensif. Berkat pendekatan persuasif, situasi berhasil dikendalikan tanpa meluasnya konflik.

Sebagai langkah lanjutan, Tim Resmob Polda Sulut menggelar patroli dan razia pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA untuk menekan potensi gangguan kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial IDM (41) yang diketahui memiliki bengkel perbaikan senapan angin. Ia diamankan karena diduga menyimpan dan menguasai senjata angin tanpa dokumen perizinan resmi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Suryadi, mengungkapkan bahwa dari lokasi penggeledahan petugas menyita lima pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter sebagai barang bukti.

“Razia ini merupakan bagian dari upaya pencegahan agar senjata tidak disalahgunakan dalam konflik warga. Kami mengamankan beberapa unit senapan angin yang tidak dilengkapi izin,” jelasnya.

BACA JUGA  Dirreskrimum Polda Sulut: Kesimpulan Sementara, AE Meninggal Gantung Diri

Lebih lanjut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk menelusuri asal-usul senjata tersebut serta kemungkinan keterkaitannya dengan peristiwa tarkam di Dumoga.

“Kami terus berkoordinasi dengan Polres Bolaang Mongondow guna memastikan proses hukum berjalan dan situasi tetap kondusif,” tegas Kombes Pol Suryadi.

Saat ini, IDM telah dibawa ke Mapolda Sulut untuk pemeriksaan lanjutan. Aparat keamanan juga tetap bersiaga di sejumlah titik rawan guna mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Polisi mengimbau masyarakat agar menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan konflik kepada pihak berwenang.

Berita Terkait

Kapolda Sulut Tegas, Personel Dipecat karena Berbagai Pelanggaran
Polda Sulut Tertibkan Tambang Emas Ilegal di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone
Polri Gencarkan Operasi Narkoba, Ratusan Orang Diamankan di Sejumlah Daerah
PLN Group Raih 4 ASEAN Energy Awards 2026 Berkat Inovasi Energi Bersih
Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi yang Dipercaya Masyarakat
Polres Minut Sosialisasikan Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2027/2028
Polres Sangihe Siapkan 117 Personel untuk Pemilihan Kapitalaung
Polsek Wenang Gelar NASJUM, Berbagi Nasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:55

Kapolda Sulut Tegas, Personel Dipecat karena Berbagai Pelanggaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:15

Polda Sulut Tertibkan Tambang Emas Ilegal di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:57

Polri Gencarkan Operasi Narkoba, Ratusan Orang Diamankan di Sejumlah Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:07

PLN Group Raih 4 ASEAN Energy Awards 2026 Berkat Inovasi Energi Bersih

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:06

Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi yang Dipercaya Masyarakat

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!