Letkol Laut Hanie Punuh Resmi Jabat Danpom Kodaeral VIII

Pilarportal.com, ManadoKomandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodaeral VIII yang berlangsung di Lapangan Apel Denma Mako Kodaeral VIII, Selasa (30/9).

Jabatan Danpom Kodaeral VIII resmi diserahterimakan dari pejabat lama Letkol Laut (PM) Kusnadi, S.Pd., kepada pejabat baru Letkol Laut (PM) Hanie H. Punuh, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Dankodaeral VIII menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian pejabat lama selama masa jabatannya. Ia juga memberikan pesan kepada pejabat baru untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Kepada pejabat lama, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Kepada pejabat baru, saya ucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI AL kepada saudara.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya guna menuangkan kemampuan profesi secara konseptual demi peningkatan kinerja organisasi ke depan,” ujar Laksda TNI Dery.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapoksahli Kodaeral VIII, para Asisten Dankodaeral VIII, para Kasatker Kodaeral VIII, serta Danyonmarhanlan VIII.

BACA JUGA  Lantamal VIII Resmi Berubah Menjadi Kodaeral VIII, Dipimpin Laksda TNI Dery Triesananto
SEJARAH LANTAMAL VIII
Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut Nomor:A/17/1/9 tanggal 25 September 1952 tentang pembentukan Komando Daerah Maritim Makassar yang diberlakukan sejak tanggal 1 Oktober 1952, seluruh perairan Sulawesi dan Maluku yang sebelumnya berada di bawah pengawasan Markas Besar Angkatan Laut di Jakarta dipindahtangankan kepada Komando Daerah Maritim Makassar atau KDMM.
Adanya Operasi Mandala dalam rangka pembebasan Irian Barat, menambah volume kegiatan di Pelabuhan Bitung, sehingga Menteri Panglima Angkatan Laut (Menpangal) dengan Surat Keputusan Nomor 11010.3 tanggal 3 April 1963 menetapkan Pelabuhan Bitung dan Manado sebagai Komando Stasion Angkatan Laut Bitung Manado disingkat Kosional BMO dengan pejabat sebagai Komandannya adalah Letnan Kolonel A. Warouw.
Karena adanya tuntutan tugas dan penyempurnaan Organisasi Departemen Angkatan Laut, seirama dengan kebutuhan nasional baik dalam bidang pertahanan keamanan maupun sosial maka oleh Menteri Panglima Angkatan Laut dengan Surat Keputusan bernomor 54.01.12 tahun 1966 tanggal 18 Februari 1966 secara resmi dibentuk Kodamar X, yaitu Kodamar Manado yang diresmikan pada tanggal 14 Juni 1966 dengan Pangkodamar pertama Brigjen KKO Suyatno.
Perkembangan berikutnya adalah penertiban dan penomoran dari Kodamar Kodamar seluruh Indonesia yang diatur dan diurutkan mulai dari wilayah barat ke timur, maka Menpangal dengan telegramnya TW 280410Z/Feb 67 mengubah Kodamar X menjadi Kodamar VIII.
Dalam rangka konsildasi dan reorganisasi serta integrasi antar Angkatan, maka sesuai Surat Keputusan Presiden Nomor 79 dan 80 Tahun 1969 serta peraturan penyempurnaan maka berdasarkan telegram Kasal Nomor TW 301640Z/MRT/70 sebutan Kodamar diubah menjadi Komando Daerah Angkatan Laut 6 atau Daeral-6, Daeral-6 ini membawahi satu Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bitung, dan empat Stasion Angkatan Laut (Sional) yaitu: Sional Tahuna, Sional Palu/Dongala, Sional Tolitoli dan Sional Luwuk Banggai.
Pada tahun 1985 Organisasi Dephankam ABRI mengalami perubahan dimana seluruh Komando Daerah Angkatan Laut dilikuidasi dari 8 Kodaeral menjadi 5 Pangkalan Utama TNI AL yaitu: Lantamal Tanjung Pinang, Lantamal Teluk Ratai, Lantamal Surabaya, Lantamal Bitung dan Lantamal Ambon. Lantamal Bitung digelar berdasarkan Surat Keputusan Kasal Nomor SKEP/2509/XIII/1985 tanggal 6 Juni 1985.
Kemudian Lantamal Bitung berubah menjadi Lanal IV-01 Bitung berdasarkan Keputusan Kasal Nomor Kep/06/IX/1992 tanggal 23 September 1992 tentang Penggelaran Pangkalan TNI Angkatan Laut.  Lanal IV-01 Bitung berada dibawah Lantamal VI Ujung Pandang. Kemudian terjadi perubahan organisasi sesuai Keputusan Kasal Nomor Kep/12/VII/1993 nama Lanal IV-01 Bitung berubah menjadi Lanal Bitung.
Pengembangan organisasi TNI Angkatan Laut yang didasarkan pada dinamika perkembangan global dan regional terhadap kebutuhan operasional organisasi menaikkan status Lanal Bitung menjadi Lanal kelas A atau Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI berdasarkan Keputusan Kasal Nomor Kep/06/XI/2000 tanggal 29 Nopember 2000.  Selanjutnya sesuai Keputusan Kasal Nomor Kep/10/VIII/2006 tanggal 13 Juli 2006 Lantamal VI berubah menjadi Lantamal VIII Manado.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *