Dua Personel Posal Kwandang Ikut Evakuasi Mahasiswi S2 UNG yang Tenggelam di Pulau Bogisa

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana liburan di Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, berubah menjadi duka setelah seorang wisatawan lokal meninggal dunia akibat terseret arus laut, Minggu (2/8/2026) pagi dan tampak Dua Personel Posal Kwandang ikut mengevakuasi.(ist)

Suasana liburan di Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, berubah menjadi duka setelah seorang wisatawan lokal meninggal dunia akibat terseret arus laut, Minggu (2/8/2026) pagi dan tampak Dua Personel Posal Kwandang ikut mengevakuasi.(ist)

GORUT, Pilarportal.com – Suasana liburan di Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, berubah menjadi duka setelah seorang wisatawan lokal meninggal dunia akibat terseret arus laut, Minggu (2/8/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Riska Halid (25), seorang mahasiswa Program Magister (S2) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), warga Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Informasi kejadian tersebut disampaikan oleh Komandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi melalui Kepala Dinas Penerangan Kodaeral VIII, Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto, S.H.

Berdasarkan keterangan tersebut, peristiwa bermula saat korban bersama delapan orang rekannya melakukan perjalanan wisata ke Pantai Pulau Bogisa pada Sabtu (1/8/2026).

Rombongan berangkat menggunakan perahu taksi milik Sofian Patamani dari wilayah Desa Ponelo, Kecamatan Ponelo Kepulauan.

Sekitar pukul 17.30 Wita, rombongan tiba di Pulau Bogisa dan memutuskan bermalam di kawasan pantai dengan mendirikan tenda.

Keesokan harinya, Minggu pagi sekitar pukul 06.00 Wita, beberapa anggota rombongan menikmati suasana pantai dengan mandi di laut.

BACA JUGA  Tanpa Korban Jiwa! Aksi Heroik Prajurit Kodaeral VIII Padamkan Kebakaran di Kairagi Weru

Setelah kembali ke pantai untuk sarapan, sebagian anggota rombongan kembali turun ke air untuk berenang.

Namun, beberapa saat kemudian korban bersama teman-temannya terseret arus dan gelombang laut.

Upaya pertolongan segera dilakukan. Sebuah perahu taksi yang kebetulan melintas dari arah Pulau Bogisa menuju Pulau Lampu langsung membantu mengevakuasi korban dan rombongan.

Sekitar pukul 08.30 Wita, korban berhasil dibawa ke pantai Pulau Bogisa dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Pertolongan pertama kemudian diberikan oleh beberapa orang yang berada di lokasi, termasuk wisatawan asal Jerman, yakni Mr. Detlef Schroth dan Mrs. Jasmin, yang berupaya memberikan bantuan pernapasan dan tindakan pertolongan awal.

Tidak lama berselang, dua personel Pos Angkatan Laut (Posal) Kwandang tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 Wita untuk membantu proses pertolongan dan evakuasi.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, korban tidak menunjukkan respons sehingga selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Kwandang menggunakan perahu taksi milik Salim.

Sekitar pukul 10.30 Wita, korban tiba di Pelabuhan Kwandang dan langsung dilarikan ke RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara menggunakan ambulans.

BACA JUGA  Dankodaeral VIII Klarifikasi Insiden Oknum TNI AL dan Warga di Melonguane, Situasi Dipastikan Kondusif

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah transit keluarga di wilayah Telaga, Gorontalo, sebelum selanjutnya diteruskan ke rumah duka di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan korban. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat dan wisatawan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama terkait kondisi ombak dan arus di kawasan wisata pantai.

Kodaeral VIII mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan ketika melakukan aktivitas wisata bahari.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Pangdam Anggit Temui Dankodaeral VIII, Soliditas TNI Jadi Fokus
Pangdam XIII/Mdk dan YKEP Perkuat Koordinasi
Pangdam XIII/Merdeka Perkuat Sinergi dengan Lanudsri Manado
Kapal Tanker MT Mika Zayn Terbakar, Kodaeral VIII Kerahkan KAL Patola VIII-27 dan RHIB untuk Pengamanan
Pangdam dan Gubernur Sulut Perkuat Sinergi, Pembangunan Daerah Jadi Fokus
Empat Satuan TNI AD Raih Tanda Kehormatan Samkaryanugraha
Kasad Lepas Kontingen TNI AD ke AARM 2026 di Malaysia
Kasad Tandyo Budi Jadi Warga Kehormatan Korpasgat TNI AU

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:18

Pangdam Anggit Temui Dankodaeral VIII, Soliditas TNI Jadi Fokus

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Pangdam XIII/Mdk dan YKEP Perkuat Koordinasi

Senin, 2 November 2026 - 15:23

Pangdam XIII/Merdeka Perkuat Sinergi dengan Lanudsri Manado

Senin, 2 November 2026 - 08:01

Kapal Tanker MT Mika Zayn Terbakar, Kodaeral VIII Kerahkan KAL Patola VIII-27 dan RHIB untuk Pengamanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:33

Pangdam dan Gubernur Sulut Perkuat Sinergi, Pembangunan Daerah Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto hadir langsung dan menyerahkan SIM kepada para pengemudi ojol

Polri

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:17

Click to listen highlighted text!