Indonesia-Filipina Perkuat Verifikasi Status Kewarganegaraan PFDs di Sulut

Selasa, 2 Desember 2025 - 21:41 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menggelar Rapat Koordinasi Joint Verification Status Kewarganegaraan dan Joint Clearance bagi Persons of Filipino Descent (PFDs) di Sulawesi Utara, Senin (1/12/2025), bertempat di Hotel Novotel Manado.

Pilarportal.com, Manado — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menggelar Rapat Koordinasi Joint Verification Status Kewarganegaraan dan Joint Clearance bagi Persons of Filipino Descent (PFDs) di Sulawesi Utara, Senin (1/12/2025), bertempat di Hotel Novotel Manado.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia dan Filipina dalam menyelaraskan mekanisme verifikasi dan joint clearance.

Rapat koordinasi dibuka oleh Asisten Deputi Koordinasi Strategi Pelayanan Keimigrasian, Agato P. P. Simamora, yang menekankan pentingnya konsolidasi lintas kementerian dan lembaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses ini bertujuan menetapkan status kewarganegaraan PFDs sesuai hukum kedua negara, bukan memberikan opsi kewarganegaraan, serta memastikan perlindungan hukum dan kepastian bagi mereka.

Sejak 2014, Indonesia dan Filipina melalui Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) berkomitmen menyelesaikan isu PFDs secara terukur.

Hingga kini, Konsulat Jenderal Filipina di Manado telah menerima 675 data PFDs, dengan 274 ditetapkan sebagai warga Filipina dan 401 lainnya menjadi subjek verifikasi bersama.

Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, menegaskan bahwa keberhasilan verifikasi bukan hanya tugas administratif, tetapi tanggung jawab moral negara.

Kanwil Ditjen Imigrasi Sulut siap memberikan dukungan penuh untuk kelancaran seluruh tahapan verifikasi dan joint clearance.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan solusi permanen bagi status kewarganegaraan PFDs, sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Filipina di bidang hukum dan keimigrasian, serta memberikan kepastian bagi keluarga PFDs yang menunggu status resmi mereka.

Berita Terkait

Kasus Tambang PT HWR, Mantan Kadis ESDM Sulut dan WNA Jadi Tersangka
Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov
Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara
Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern
BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand
HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi
YSK Sambut Gubernur Akmil di Wisma Negara Bumi Beringin
DPRD dan Polda Sulut Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:53 WITA

Kasus Tambang PT HWR, Mantan Kadis ESDM Sulut dan WNA Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:36 WITA

Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WITA

Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:27 WITA

Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:58 WITA

BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand

Berita Terbaru

Olahraga

Lionel Messi Torehkan Sejarah Baru Bersama Argentina

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:23 WITA

Exit mobile version