Fatayat NU Turut Andil Dalam HUT Bhayangkara ke-79, ini Kata Kadiv Humas

Kamis, 3 Juli 2025 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Jakarta – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) turut serta dalam defile HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada 1 Juli 2025. Sebanyak 172 personel Fatayat NU berbaris dalam batalyon 26.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengungkap, keikutsertaan Fatayat NU sebagai wujud nyata kolaborasi Polri dengan masyarakat.

Hal itu semakin menunjukan komitmen Polri untuk selalu dekat dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih atas partisiasi keikutsertaan Fatayat NU dalam peringatan HUT Bhayangkara tahun ini. Sinergitas ini menjadi lambang persatuan dan kesatuan Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kadiv Humas, Kamis (3/7/25).

Irjen Pol. Sandi mengemukakan, gotong-royong Polri dengan seluruh elemen masyarakat akan terus dilakukan.

Dengan berbagai program pemerintah demi mewujudkan Indonesia Emas 2045, upaya Polri menjaga Kamtibmas, peran Fatayat NU sangatlah penting.

“Mari terus bersinergi membangun negeri, jadikan Indonesia unggul, Indonesia cerdas, di dalam Kebhinekaan yang ada,” jelas Irjen Pol. Sandi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi Polri yang kini semakin baik dan hadir di tengah masyarakat serta mampu merasakan penderitaan rakyat.

BACA JUGA  Polri Raih Juara I Kategori Booth Terfavorit di Kampung Hukum 2025 MA

“Polisi Indonesia harus berada di tengah rakyat, merasakan penderitaan rakyat, mendengar jeritan hati rakyat,” jelas Presiden Prabowo di hadapan jajaran pimpinan Polri dan tamu undangan.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo sebagai pengingat bahwa cita-cita kemerdekaan Indonesia bukan sekadar menjadi bangsa yang berdaulat, tetapi juga negara yang makmur dan adil.

Beliau menekankan bahwa polisi yang dicintai rakyat adalah yang mampu membela kelompok paling lemah dan tertindas.

“Bangsa dan negara kita membutuhkan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat—polisi yang berada di tengah rakyat, membela rakyat, melindungi rakyat, khususnya mereka yang paling lemah, paling tertindas, dan paling miskin,” ujar Presiden Prabowo.

Berita Terkait

Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital
Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026
Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore
JK Temui Prabowo, Bahas Percepatan Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional
Bareskrim Polri Tangkap Buronan Narkoba Australia di Bandara Bali
Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Pekan Disiplin untuk Personel
Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:14 WITA

Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:09 WITA

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:44 WITA

Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WITA

JK Temui Prabowo, Bahas Percepatan Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:29 WITA

Bareskrim Polri Tangkap Buronan Narkoba Australia di Bandara Bali

Berita Terbaru