Sangihe Menjadi Daerah Pertama di Sulut Terapkan Sertifikat Tanah Elektronik

Kamis, 4 Juli 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Wounde bersama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sangihe Steven Octavia Kennedy Wowor saat menyerahkan sertifikat tanah elektronik kepada masyarakat (foto: istimewa)

Sangihe-Pilarportal.com- Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi daerah pertama di Sulawesi Utara (Sulut) yang mulai menerapkan Sertifikat Tanah Elektronik.

 

Hal ini di tandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Albert Wounde bersama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sangihe Steven Octavia Kennedy Wowor sekaligus penyerahan 75 sertifikat tanah elektronik, di ruang serbaguna Rumah Jabatan Bupati, Rabu (03/07).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sambutannya, Pj. Bupati mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah melaksanakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sesuai Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Nomor 3 Tahun 2023.

 

“Tentunya masyarakat akan lebih mudah dengan adanya sertifikat elektronik, karena mengurangi risiko kehilangan, pencurian, atau kerusakan akibat bencana alam dan kebakaran,” ungkap Albert.

 

“Sertifikat elektronik juga mempermudah pemerintah dalam pengelolaan data, menghemat biaya transaksi, dan meningkatkan kerahasiaan serta keamanan data,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Steven Octavia Kennedy Wowor menyatakan, penandatanganan ini menandai langkah maju dalam pelayanan publik di bidang pertanahan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

“Transformasi digital ini bukan hanya sebagai inovasi tetapi juga sebagai kebutuhan untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” kata Steven.

 

Menurutnya, sertifikat tanah elektronik memiliki beberapa keuntungan antara lain keamanan data, efisiensi layanan, transparansi, akuntabilitas, dan ramah lingkungan.

 

Untuk itu ia berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

“Dengan adanya sertifikat elektronik, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memajukan ekonomi di daerah,” ujar Steven.

 

Sebanyak 75 sertifikat tanah elektronik di Kampung Talolang, Kecamatan Tabukan Utara dan Kelurahan Dumuhung, Kecamatan Tahuna Timur, serta 25 sertifikat analog di Kelurahan Tona 2 Kecamatan Tahuna Timur.

 

Berita Terkait

Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing
Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut
Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe
Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri
Disambut Musik Bambu, Pangdam Bawa Misi Besar untuk Wilayah Perbatasan
PLN UP3 Tahuna dan Kejari Sangihe Salurkan Sembako untuk 44 Anak Yayasan Daruzzahra
PLN UP3 Tahuna Raih Penghargaan Penanggulangan TBC di Tempat Kerja dari Pemprov Sulut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:46 WITA

Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:39 WITA

Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut

Rabu, 15 April 2026 - 21:35 WITA

Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung

Selasa, 14 April 2026 - 22:34 WITA

Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe

Selasa, 14 April 2026 - 22:23 WITA

Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri

Berita Terbaru

Exit mobile version