Kemarau Berkepanjangan Mulai Berdampak di Manado, Kebakaran dan Harga Pangan Naik

Jumat, 4 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemarau berkepanjangan mulai memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat di Kota Manado.

Kemarau berkepanjangan mulai memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat di Kota Manado.

MANADO, Pilarportal.com – Kemarau berkepanjangan mulai memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat di Kota Manado.

Selain meningkatkan risiko kebakaran lahan, kondisi cuaca kering juga mulai berpengaruh terhadap ketersediaan dan harga sejumlah kebutuhan pangan.

Minimnya curah hujan membuat sejumlah lahan menjadi lebih kering dan mudah terbakar. Kondisi ini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di berbagai wilayah.

Lahan kosong, rerumputan dan semak yang mengering menjadi lebih mudah terbakar ketika terkena sumber api.

Situasi tersebut membuat masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar.

Dampak kemarau juga mulai dirasakan pada sektor pertanian. Berkurangnya pasokan air dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman dan hasil produksi sejumlah komoditas.

Ketika produksi menurun, pasokan ke pasar ikut berkurang. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah bahan pangan.

Komoditas seperti cabai, sayuran dan kebutuhan pangan lainnya menjadi perhatian karena harganya cukup sensitif terhadap perubahan cuaca dan pasokan.

Kenaikan harga pangan kemudian memberikan tekanan tambahan bagi masyarakat. Pengeluaran rumah tangga dapat meningkat ketika harga kebutuhan sehari-hari mengalami kenaikan.

Kemarau panjang juga berpotensi menyebabkan berkurangnya ketersediaan air bersih, terutama apabila kondisi kering berlangsung lebih lama.

Masyarakat di sejumlah wilayah perlu mengantisipasi penggunaan air dengan lebih bijak. Penghematan air menjadi penting untuk menjaga ketersediaan bagi kebutuhan rumah tangga.

Bagi pemerintah, kondisi tersebut membutuhkan langkah antisipasi secara menyeluruh. Penanganan tidak hanya menyangkut potensi kebakaran, tetapi juga ketersediaan air dan stabilitas pangan.

Pemantauan terhadap wilayah rawan kebakaran perlu ditingkatkan. Edukasi kepada masyarakat juga penting untuk mencegah munculnya titik api akibat aktivitas manusia.

Di sektor pangan, pemerintah perlu memastikan distribusi komoditas tetap berjalan lancar. Langkah tersebut diperlukan agar berkurangnya pasokan dari daerah penghasil tidak menyebabkan gejolak harga yang lebih besar.

Kemarau yang berlangsung berkepanjangan bukan hanya persoalan cuaca. Dampaknya dapat merembet ke lingkungan, ketersediaan air, pertanian, kebakaran hingga harga kebutuhan pokok masyarakat.

Karena itu, kewaspadaan dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi dampak kemarau di Kota Manado.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado
Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu
Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial
Kejanggalan Tanda Tangan dan Tanggal BAP, Usai Sidang Titaribka Tambahani Laporkan Dugaan Pemalsuan BAP
Buntut BAP Diduga Dipalsukan, Mangkir Dua Kali, PH Tita Tambahani Siap Aduan ke Kapolda dan Kapolri
Whiz Prime Megamas Manado Tawarkan Cozy Stay Rp477 Ribu, Bisa Nikmati Sunset
Lapas Manado Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP
Lapas Manado Bersama TNI, Polri dan BNNP Gelar Sidak, WBP Jalani Tes Urine

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46

Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18

Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:09

Kejanggalan Tanda Tangan dan Tanggal BAP, Usai Sidang Titaribka Tambahani Laporkan Dugaan Pemalsuan BAP

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:03

Buntut BAP Diduga Dipalsukan, Mangkir Dua Kali, PH Tita Tambahani Siap Aduan ke Kapolda dan Kapolri

Berita Terbaru

Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo, S.I.K., M.H., resmi menjabat Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulawesi Utara setelah dilantik Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., Kamis (15/10/2026).

Polri

Kombes Endrastiawan Pimpin Humas Polda Sulut

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:19

Click to listen highlighted text!