Mahasiswa STIK-PTIK Bicara Masa Depan Polri di Era AI: Siap Dikritik dan Siap Bertransformasi

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:32 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Episode ketiga dialog mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) kembali menjadi ruang diskusi penting mengenai arah transformasi Polri di era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Pilarportal.com, Jakarta — Episode ketiga dialog mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) kembali menjadi ruang diskusi penting mengenai arah transformasi Polri di era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025, sesi ini berbeda karena para mahasiswa hadir sebagai pembicara utama, membawa perspektif baru tentang institusi kepolisian masa depan.

Kegiatan ini dipandang sebagai ruang latihan intelektual bagi calon pemimpin Polri dan bangsa yang harus siap menghadapi perubahan cepat di bidang teknologi, keamanan siber, serta dinamika sosial modern.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri Siap Menerima Kritik — dan Masyarakat Harus Siap Dikritik

Dosen Kepolisian Utama Tk. I STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Bahagia Dachi, S.H., M.H., menegaskan bahwa Polri sedang bergerak menuju model institusi yang lebih terbuka dan adaptif.

“Pesan utamanya jelas. Polri siap menerima kritik dari masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga harus siap dikritik,” ujar Irjen Dachi.

Ia menjelaskan bahwa transformasi institusi kepolisian bertumpu pada tiga elemen utama: people, technology, dan process.

Menurutnya, teknologi seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dapat dioptimalkan dengan sistem berbasis AI agar semakin mudah digunakan publik.

“Jika pembayaran bisa langsung via QR code atau notifikasi ETLE dikirim otomatis lewat WhatsApp, itu akan jauh lebih efisien. AI akan sangat membantu,” lanjutnya.

Ismail Fahmi: Paradigma Polisi Harus Berubah ke Pencegahan

Founder Drone Emprit dan PT Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyoroti bahwa era kepolisian modern tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga prediksi dan pencegahan.

Ia memuji keberanian mahasiswa Polri yang mulai menyampaikan evaluasi terhadap sistem lama.

“Kita selama ini terlalu fokus pada penegakan hukum, padahal ada pencegahan. AI dapat membantu — misalnya memprediksi titik rawan dari data ETLE atau CCTV. Jika masyarakat dapat feedback, itu membantu tugas kepolisian,” jelasnya.

GP Ansor: Penguasaan Teknologi Bukan Pilihan, Tapi Kewajiban

Perwakilan GP Ansor, Ahmad Luthfi, mengingatkan bahwa kemampuan memahami dan mengelola teknologi akan menjadi salah satu parameter kepemimpinan masa depan.

“Semua persoalan hari ini selalu berkaitan dengan teknologi. Siapa yang ingin menjadi pemimpin di masa depan, harus menguasainya,” tegasnya.

Generasi Baru Polri dan Tantangan Era Digital

Dialog ini menegaskan bahwa masa depan kepolisian Indonesia berada di tangan generasi muda yang melek digital, terbuka terhadap kritik, dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Melalui kontribusi pemikiran dari Irjen Pol Bahagia Dachi, Ismail Fahmi, dan Ahmad Luthfi, forum ini memperlihatkan arah transformasi Polri yang semakin kolaboratif, modern, dan berbasis teknologi.

Berita Terkait

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Minahasa Nilai Kebersihan Seluruh Satuan hingga Aspol
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Minahasa dan Tokoh Agama Gelar Doa Bersama
Ditreskrimum Polda Sulut Tuntaskan 607 Kasus pada Semester I 2026, Tingkat Penyelesaian Naik 13 Persen
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Tradisi Pencucian Pataka “Maesa’an Waya”
Briptu EM Gugur Saat Bertugas di Bolmut, Polda Sulut Selidiki Insiden Pengamanan Desa Paku
Wakapolri Buka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026, Libatkan 6.698 Atlet Polri, TNI dan Masyarakat
Kapolsek Aertembaga Juara Domino Kapolres Cup, Wawali Bitung Tembus Final Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:52 WITA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Minahasa Nilai Kebersihan Seluruh Satuan hingga Aspol

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:40 WITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Minahasa dan Tokoh Agama Gelar Doa Bersama

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:20 WITA

Ditreskrimum Polda Sulut Tuntaskan 607 Kasus pada Semester I 2026, Tingkat Penyelesaian Naik 13 Persen

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:08 WITA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Tradisi Pencucian Pataka “Maesa’an Waya”

Senin, 29 Juni 2026 - 22:50 WITA

Briptu EM Gugur Saat Bertugas di Bolmut, Polda Sulut Selidiki Insiden Pengamanan Desa Paku

Berita Terbaru

Exit mobile version