Arus Balik Nataru, PLN Andalkan AntreEV dan Trip Planner untuk Layanan SPKLU

Pilarportal.com, JakartaPT PLN (Persero) memastikan kemudahan dan kenyamanan layanan pengisian daya kendaraan listrik tetap terjaga selama fase arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Melalui penguatan layanan digital di Aplikasi PLN Mobile, PLN menghadirkan solusi praktis bagi pengguna kendaraan listrik di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa arus balik identik dengan perjalanan jarak jauh dan kepadatan lalu lintas, sehingga kepastian layanan pengisian daya menjadi faktor krusial.

“PLN hadir memastikan pengguna kendaraan listrik tetap mendapatkan layanan pengisian daya yang andal. Dukungan sistem digital kami hadirkan untuk memberikan kemudahan dan ketenangan selama perjalanan arus balik,” ujar Darmawan, Jumat (3/1/2026).

Salah satu inovasi yang dihadirkan PLN adalah fitur AntreEV, sistem antrean digital untuk layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Melalui fitur ini, pengguna dapat mengetahui giliran pengisian daya secara real-time tanpa harus menunggu lama di lokasi SPKLU.

Dengan sistem antrean digital tersebut, pengguna kendaraan listrik dapat beristirahat di area sekitar yang lebih nyaman sambil menunggu giliran, sehingga area pengisian daya tetap tertib dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

BACA JUGA  PT PLN-KLHK Resmikan SPKLU Hingga Konvoi Motor Listrik

Selain AntreEV, PLN juga menghadirkan fitur Trip Planner yang membantu pengguna menyusun rute perjalanan arus balik secara lebih terencana.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengetahui jarak tempuh, kebutuhan pengisian daya, serta lokasi SPKLU yang tersedia di sepanjang jalur perjalanan, sehingga waktu tempuh dapat diatur lebih efektif.

Dalam rangka mendukung kesiapsiagaan selama periode Nataru, PLN menyiagakan 4.516 unit SPKLU di 2.935 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan dukungan 5.190 personel siaga.

Khusus di jalur utama Sumatra–Jawa–Bali, PLN mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat maupun lonjakan pengguna di titik-titik strategis.

Selain itu, tersedia 117 posko siaga SPKLU yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat sekaligus mengisi daya kendaraan listrik.

“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami. Dengan memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan, kami berharap perjalanan arus balik pengguna kendaraan listrik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” tutup Darmawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *