TALAUD, Pilarportal.com – Tiga nelayan asal Desa Bowombaru, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, berhasil diselamatkan setelah perahu motor yang mereka gunakan bocor dan hanyut diterjang cuaca ekstrem di perairan Melonguane, Rabu (29/7/2026).
Ketiga nelayan tersebut masing-masing Permenas Mananoma (50), Kodemus Mananoma (64), dan Kris Edward Mangalehe (32).
Insiden bermula saat mereka sedang melaut. Gelombang tinggi menghantam perahu hingga mengalami kebocoran, sementara mesin perahu mati sehingga ketiganya terombang-ambing di tengah laut.
Dalam situasi darurat, Permenas Mananoma memanfaatkan fitur siaran langsung di Facebook untuk meminta bantuan dan menunjukkan kondisi yang mereka alami.
Siaran langsung tersebut dilihat oleh pemilik perahu, Helen Makawekes, yang segera menghubungi keluarga korban serta warga setempat untuk melakukan pencarian.
Respons cepat masyarakat membuahkan hasil. Sekitar dua jam setelah laporan diterima, tim pencari berhasil menemukan ketiga nelayan dalam keadaan selamat.
Saat ditemukan, perahu mereka hampir tenggelam akibat dipenuhi air yang masuk melalui bagian lambung yang bocor.
Personel Polsek Melonguane bersama Sat Polairud Polres Kepulauan Talaud turut memantau proses penyelamatan dan membantu menarik perahu ke daratan agar tidak hanyut lebih jauh.
Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dwi Yatmoko mengapresiasi kepedulian warga yang bergerak cepat setelah menerima informasi dari media sosial.
Ia juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat melaut serta memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak digunakan.
Ketiga nelayan akhirnya tiba dengan selamat di Pantai Desa Bowombaru sekitar pukul 15.00 WITA tanpa mengalami luka serius.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi komunikasi dapat berperan penting dalam mempercepat penyampaian informasi darurat dan mendukung upaya penyelamatan jiwa di laut.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM























Komentar