Bencana Banjir Bandang Terjang Sitaro, Mako Polres Tertimbun Material

Senin, 5 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 10.20 Wita.

Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 10.20 Wita.

Pilarportal.com, SITARO — Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 10.20 Wita.

Banjir bandang menerjang dua kecamatan, yakni Siau Barat dan Siau Timur, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam.

Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sekitar lima jam tanpa henti, menyebabkan aliran air dari wilayah perbukitan meluap dan membawa material batu, tanah, serta kayu ke kawasan permukiman.

Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengungkapkan, hingga siang hari kondisi cuaca masih belum bersahabat.

“Dan hingga saat ini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mengguyur wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro,” ujar AKBP Iwan Permadi.

Berdasarkan data sementara, banjir bandang di Kecamatan Siau Barat mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 1 orang dinyatakan hilang, dan 7 orang mengalami luka-luka. Sementara di Kecamatan Siau Timur, tercatat 6 korban jiwa, 18 orang luka-luka, serta 1 orang belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Selain menimbulkan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga dan fasilitas perkantoran, termasuk Markas Komando (Mako) Polres Kepulauan Sitaro.

“Mako Polres Kepulauan Sitaro tertimbun material berupa batu, tanah, dan kayu hingga menutupi setengah bangunan. Sekitar 50 persen gedung Mako beserta fasilitas penunjang tertimbun material,” ungkap Kapolres.

Saat ini, personel Polres Kepulauan Sitaro, Polsek jajaran, bersama warga setempat terus melakukan evakuasi korban ke lokasi yang lebih aman. Upaya pembersihan material juga dilakukan untuk membuka kembali akses yang sempat terputus.

BACA JUGA  Kapolda Sulut Resmikan Kantor Polres Kepulauan Sitaro

Kapolres menjelaskan, akses jalan menuju Lindongan II Kampung Batusenggo yang sebelumnya terputus kini sudah dapat dilalui setelah dilakukan pembersihan material banjir.

“Warga terdampak telah dievakuasi ke Gedung Gereja Jemaat KGPM Batusenggo Lindongan I serta rumah-rumah warga di Kampung Batusenggo yang tidak terdampak bencana,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama unsur terkait masih siaga di lapangan untuk melakukan evakuasi lanjutan serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan akibat cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Berita Terkait

Keributan di SMA 2 Langowan, Polisi Amankan Enam Orang
Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Tiga Jabatan Strategis Polres Minut Berganti
113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar
Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka
Polwan Talaud Dikerjai, Kejutan HUT ke-78 Berujung Haru
Polres Talaud Cek Kesiapan Peralatan Samapta
Maulid Nabi, Wakapolda Sulut Dorong Peningkatan Kinerja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:33

Keributan di SMA 2 Langowan, Polisi Amankan Enam Orang

Senin, 7 September 2026 - 06:21

Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:02

Tiga Jabatan Strategis Polres Minut Berganti

Sabtu, 5 September 2026 - 20:40

113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 12:27

Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka

Berita Terbaru