Pilarportal.com, Manado, 5 Oktober 2025 – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XIII/Merdeka berlangsung penuh semangat dan kebanggaan.
Salah satu atraksi yang paling menyita perhatian tamu undangan dan prajurit adalah penampilan Pencak Silat Militer (PSM) — bela diri khas TNI Angkatan Darat yang kini menjadi simbol ketangguhan dan karakter prajurit sejati.
Iringan musik tradisional serta teriakan penuh semangat prajurit semakin menambah suasana heroik di Lapangan Upacara Makodam XIII/Merdeka.
Para prajurit berhasil memukau hadirin lewat demonstrasi kemampuan bela diri jarak dekat, pertarungan beregu, hingga atraksi ekstrem seperti makan beling, full up di atas bohlam, serta pematahan batu batako dari ketinggian.
Aksi spektakuler tersebut memperlihatkan kedisiplinan, kekuatan fisik, dan mental baja prajurit TNI Angkatan Darat.
Pencak Silat Militer, Cerminan Karakter Prajurit Tangguh
Pencak Silat Militer merupakan inovasi besar yang digagas oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Sejak tahun 2024, beliau mencanangkan pencak silat sebagai bela diri wajib bagi seluruh personel TNI AD.
Tujuannya tidak hanya membentuk kemampuan tempur jarak dekat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keuletan, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah dalam setiap prajurit.
Dengan mengusung semangat “TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju,” peringatan HUT ke-80 TNI di Makodam XIII/Merdeka menjadi momentum mempererat kebersamaan antara TNI dan rakyat, sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa.
