Welcome to Pilar Portal Berita Terkini   Click to listen highlighted text! Welcome to Pilar Portal Berita Terkini

Satgas Pangan Polri Gelar Rekonstruksi Produksi Beras PT Padi Indonesia Maju di Serang

Rabu, 6 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Serang, 6 Agustus 2025 — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri melakukan rekonstruksi lapangan terkait dugaan produksi beras yang tidak memenuhi standar mutu di PT Padi Indonesia Maju, Kawasan Industri Terpadu Wilmar, Serang, Banten.

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi beras berjalan sesuai ketentuan dan standar kualitas pangan nasional.


Kapasitas Produksi Capai 300 Ton per Hari

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf, yang juga menjabat Kasatgas Pangan Polri, mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut menggunakan mesin otomatis dengan kapasitas produksi sekitar 300 ton beras per hari.

Fasilitas produksi dilengkapi mesin pengering gabah, pemecah kulit, pemulus beras, pemisah warna, pemilah beras utuh dan pecah, hingga mesin pengemas dengan timbangan otomatis.

“Proses produksi memakan waktu sekitar 20 jam, dari bahan baku hingga pengemasan. Idealnya, Quality Control (QC) melakukan uji sampling setiap dua jam untuk menjamin kualitas produk,” jelas Helfi.


Pengawasan QC Dinilai Belum Optimal

Namun, hasil pengawasan Satgas menunjukkan frekuensi uji sampling QC hanya dilakukan 1–2 kali, jauh di bawah standar yang telah ditetapkan.

BACA JUGA  Satgas Pangan Polri dan Kemendag Imbau Pedagang Jual Bapok Sesuai Harga yang Wajar

Akibatnya, beras yang diproduksi masih mengandung sisa menir meskipun dalam jumlah kecil.

“Dengan sistem otomatis pun, hasil 100 persen sempurna sulit dicapai. Temuan sisa menir ini menjadi catatan penting dan PR bagi manajemen agar produk benar-benar bersih dan sesuai label premium,” tegasnya.


Tambahan Berat dan Sertifikasi QC Jadi Sorotan

Selain masalah kualitas, Satgas juga menemukan adanya tambahan berat kemasan beras sebesar 200 gram per karung (25 kg). Praktik ini dilakukan untuk mencegah penolakan sistem otomatis mesin pengemas.

Helfi menekankan bahwa langkah tersebut memerlukan pengawasan lebih ketat agar konsumen mendapatkan bobot sesuai standar.

Ia juga mengungkapkan bahwa dari 22 petugas QC, hanya satu yang memiliki sertifikasi resmi. Manajemen diminta segera meningkatkan pelatihan dan sertifikasi bagi seluruh petugas untuk menjaga mutu produksi.

“Tiga orang yang terkait kasus ini saat ini sedang menjalani proses hukum di luar lokasi, sementara operasional dan distribusi perusahaan tetap berjalan normal,” tambahnya.


Pengawasan Berkelanjutan Jaga Kualitas Pangan Nasional

Rekonstruksi ini merupakan bagian dari pengawasan berkelanjutan terhadap produsen beras di Indonesia.

BACA JUGA  Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Beras Tak Sesuai SNI

Tujuannya adalah memastikan kualitas dan keamanan pangan nasional tetap terjaga serta mencegah beredarnya beras yang tidak sesuai standar mutu.

Berita Terkait

Gedung PDKB Bogani Diresmikan, ini Pesan GM PLN UID Suluttenggo
Yudo Hermanto dan Awi Setiyono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol
Polri: Ruang Demokrasi Terjaga, Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai
Konflik Tonom-Ibolian Berakhir Damai, Senjata Rakitan dan Sajam Akan Dikumpulkan
Polda Jabar Siapkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Polda Sulut Perkuat Pencegahan Karhutla, 370 Kejadian Tercatat hingga September
Polres Minahasa Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pengancaman dan Pengrusakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:26

Gedung PDKB Bogani Diresmikan, ini Pesan GM PLN UID Suluttenggo

Jumat, 25 September 2026 - 08:54

Polri: Ruang Demokrasi Terjaga, Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Jumat, 25 September 2026 - 07:49

Konflik Tonom-Ibolian Berakhir Damai, Senjata Rakitan dan Sajam Akan Dikumpulkan

Jumat, 25 September 2026 - 06:30

Polda Jabar Siapkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 25 September 2026 - 06:02

Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar

Berita Terbaru

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keluarga yang terdampak secara ekonomi.

Manado

Lapas Manado Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:26

Click to listen highlighted text!