Bitung, Pilarportal.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (purn) Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916/Bara Sakti di Rusunawa Tangkoko, Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kamis (7/5/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan progres pembangunan satuan teritorial tersebut berjalan sesuai rencana, sekaligus meninjau kesiapan pembentukan Yonif TP 916 sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan di wilayah timur Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Menhan didampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Menhan menegaskan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan perlengkapan militer, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI.
Menurutnya, prajurit Yonif TP harus memiliki kemampuan tempur yang mumpuni, disiplin tinggi, serta karakter kuat yang dilandasi semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Prajurit Yonif TP harus profesional, tangguh, dan memiliki loyalitas tinggi. Selain itu, mereka juga harus mencintai rakyat dan Tanah Air,” tegas Menhan.
Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas prajurit. Menurut Menhan, kekuatan TNI tidak semata diukur dari aspek militer, tetapi juga dari kedekatan dengan masyarakat.
Konsep pertahanan modern, lanjutnya, menempatkan prajurit sebagai bagian dari masyarakat yang mampu hadir memberikan solusi di tengah berbagai persoalan sosial.
“Prajurit harus hadir di tengah rakyat, menjadi pelindung sekaligus mitra masyarakat. Inilah wujud nyata sistem pertahanan rakyat semesta,” ujarnya.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertahanan dalam memastikan pembangunan satuan teritorial berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di daerah.
Selain Pangdam XIII/Merdeka, turut mendampingi dalam kunjungan tersebut sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakasad Letjen TNI M. Saleh Mustafa, Kabaloghan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, serta pejabat Mabes TNI lainnya.
Pembangunan Yonif TP 916/Bara Sakti di Kota Bitung diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan teritorial yang lebih adaptif dan humanis.
Dengan hadirnya satuan ini, TNI tidak hanya berperan sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan serta penjaga kedekatan antara negara dan masyarakat di wilayah perbatasan dan kepulauan.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)
Editor : Yudi Mintalangi






















