Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rabu, 7 Oktober 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi berhenti merokok

JAKARTA, Pilarportal.com — Berhenti merokok bukan perkara mudah bagi sebagian orang. Salah satu penyebab utamanya adalah nikotin, zat adiktif dalam tembakau yang dapat membuat tubuh dan otak terbiasa menerima nikotin secara terus-menerus.

Ketika asupan nikotin dihentikan, tubuh perlu beradaptasi. Proses tersebut dapat memunculkan gejala putus nikotin yang mendorong seseorang kembali merokok.

Gejala Muncul Saat Nikotin Dihentikan

Gejala putus nikotin dapat berupa rasa cemas, gelisah, mudah marah, sulit berkonsentrasi, gangguan tidur, peningkatan nafsu makan hingga keinginan kuat untuk kembali merokok.

Kementerian Kesehatan menjelaskan, efek putus nikotin dapat mulai dirasakan beberapa jam setelah berhenti dan biasanya paling berat pada hari-hari pertama.

Gejala tersebut kemudian berangsur mereda. Pada sebagian orang, proses adaptasi dapat berlangsung sekitar dua hingga empat minggu. Karena itu, munculnya keinginan merokok kembali bukan berarti upaya berhenti gagal. Kondisi tersebut dapat menjadi bagian dari proses tubuh dan otak beradaptasi tanpa nikotin.

Merokok Berisiko bagi Kesehatan

Di luar ketergantungan nikotin, merokok juga berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan.

Kementerian Kesehatan mencatat merokok dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru, kerusakan gigi dan mulut, stroke, serangan jantung, tulang rapuh serta gangguan mata.

Paparan asap rokok juga tidak hanya berdampak pada perokok aktif, tetapi dapat membahayakan orang lain yang berada di sekitarnya.

Cara Menghadapi Keinginan Merokok

Ada beberapa strategi yang dapat dilakukan ketika keinginan merokok muncul.

Kementerian Kesehatan menyarankan menghindari pemicu, mengalihkan perhatian dengan aktivitas lain, menunda keinginan merokok dan rutin melakukan aktivitas fisik.

Dukungan dari keluarga, teman atau tenaga kesehatan juga dapat membantu seseorang menjalani proses berhenti merokok.

Jika mengalami kesulitan, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan pendampingan yang sesuai.

Tubuh Mulai Pulih Setelah Berhenti

Berhenti merokok memberikan manfaat kesehatan yang dapat berlangsung secara bertahap.

Kementerian Kesehatan mencatat tekanan darah, denyut jantung dan aliran darah mulai membaik sekitar 20 menit setelah berhenti. Dalam beberapa hari, kadar nikotin dan karbon monoksida dalam tubuh juga menurun. Ayo Sehat

Dalam jangka lebih panjang, risiko berbagai penyakit juga terus menurun. CDC mencatat risiko penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker dapat berkurang seiring lamanya seseorang tidak merokok.

Berhenti merokok karena itu bukan hanya soal meninggalkan kebiasaan, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki diri.

Bagi seseorang yang sedang berusaha berhenti, setiap hari tanpa rokok merupakan bagian dari proses menuju kondisi kesehatan yang lebih baik.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya
Double Protein Tak Bikin Anak Cepat Tinggi, Ini Penjelasan Dokter
Bagaimana Obat Tahu Bagian Tubuh yang Harus Diobati? Ini Penjelasannya
‘Office Ageing’ Ramai Dibahas Pekerja China, Wajah Kusam hingga Mata Lelah
Minum Urine Saat Terjebak di Laut, Apa yang Terjadi pada Tubuh?
Benarkah Ada Buah yang Tidak Boleh Dicampur? Ini Penjelasan Ahli
Minum Susu Pagi atau Malam? Ini Waktu yang Tepat dan Manfaatnya
Minum Air Kelapa Setiap Hari, Berapa Gelas yang Aman?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:28

Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:20

Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:58

Double Protein Tak Bikin Anak Cepat Tinggi, Ini Penjelasan Dokter

Selasa, 29 September 2026 - 08:17

Bagaimana Obat Tahu Bagian Tubuh yang Harus Diobati? Ini Penjelasannya

Jumat, 25 September 2026 - 06:15

‘Office Ageing’ Ramai Dibahas Pekerja China, Wajah Kusam hingga Mata Lelah

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:27

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version