Satgas Damai Cartenz Kejar KKB Pelaku Pembakaran Rumah Bupati dan Kantor Distrik di Puncak Papua

Rabu, 9 Juli 2025 - 07:43 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Papua Tengah – Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bertanggung jawab atas aksi pembakaran sejumlah fasilitas penting di Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, pada Minggu, 6 Juli 2025.

Bangunan yang dibakar termasuk:

  • Dua unit rumah dinas milik Bupati Puncak Elvis Tabuni yang sudah lama tidak ditempati,
  • Kantor Distrik Omukia,
  • serta beberapa fasilitas publik lainnya seperti gereja, puskesmas, dan sekolah.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, didampingi Wakaops Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa klaim KKB mengenai penggunaan fasilitas sipil sebagai pos militer tidak benar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kelompok KKB menyebarkan propaganda yang seolah-olah pemerintah menggunakan fasilitas sipil untuk operasi militer. Itu tidak benar dan hanya untuk membenarkan aksi kekerasan mereka,” tegas Brigjen Faizal.

Kasatgas Humas Kombes Pol Yusuf Sutejo menambahkan bahwa Sebby Sambom, yang mengaku sebagai juru bicara TPNPB-OPM, menyebarkan narasi menyesatkan bahwa aparat memicu ketakutan warga dengan menempati rumah dan kantor distrik. Bahkan, sebelumnya sempat beredar informasi palsu bahwa TNI-Polri membakar bangunan di Ilaga.

“Narasi itu adalah bagian dari strategi propaganda terstruktur untuk menggiring opini publik,” jelasnya.

Bangunan yang Dibakar oleh KKB

  1. Satu unit gereja di Kampung Pinapa, Distrik Omukia
  2. Rumah dinas Pemda di Kampung Pinapa
  3. Puskesmas di Kampung Pinapa
  4. Sekolah dan kantor kampung di Kampung Pinggil, Distrik Omukia Tujuan Propaganda

Menurut Satgas, narasi soal “militerisasi” fasilitas sipil adalah strategi KKB untuk menarik simpati internasional dan dukungan dari masyarakat lokal.

“KKB sering menyebut warga sipil yang mereka bunuh sebagai mata-mata militer. Faktanya, yang dibunuh adalah warga sipil tak bersalah,” tegas Yusuf Sutejo.

Penegasan Satgas

Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan bahwa:

  • TNI-Polri tidak menggunakan fasilitas sipil sebagai basis operasi militer.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
  • Tugas aparat di Papua adalah menjaga keamanan dan kedamaian masyarakat dari aksi teror KKB.

Dengan insiden ini, Satgas menegaskan komitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah, khususnya wilayah Kabupaten Puncak, agar masyarakat dapat hidup dengan aman dan damai.

Berita Terkait

Polres Minahasa Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilhut 2026
Akpol 90 Dhira Brata Salurkan 500 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis di Bogor
Polsek Pinogaluman dan PAAP Perkuat Pengawasan Kawasan Konservasi Laut di Bolmut
Polresta Manado Kerahkan 59 Personel Amankan Festival Bung Karno Manado 2026
Diduga Lakukan KDRT, Pria di Remboken Diamankan Tim URC Resmob Polres Minahasa
Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara
Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026
Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32 WITA

Polres Minahasa Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilhut 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 07:11 WITA

Akpol 90 Dhira Brata Salurkan 500 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis di Bogor

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:03 WITA

Polsek Pinogaluman dan PAAP Perkuat Pengawasan Kawasan Konservasi Laut di Bolmut

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:55 WITA

Polresta Manado Kerahkan 59 Personel Amankan Festival Bung Karno Manado 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:34 WITA

Diduga Lakukan KDRT, Pria di Remboken Diamankan Tim URC Resmob Polres Minahasa

Berita Terbaru

Minahasa Selatan

Demron Raf Luly Resmi Jabat Penjabat Hukum Tua Desa Rumoong Bawah

Senin, 15 Jun 2026 - 19:58 WITA

Exit mobile version