Pilarportal.com, Minahasa – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania MM M.Si, menghadiri penutupan Bimtek Penyusunan Risk Register OPD dan Penandatanganan Risk Register di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Jumat (10/03/2023).
“Watania menjelaskan, jadi kegiatan hari ini High Register ini tujuan untuk memberikan pemahaman gangguan terhadap perangkat daerah sehinggah mereka bisa mengetahui, kegiatan kegiatan mana yang memiliki resiko yang sangat tinggi.
Dalam hal pelanggaran-pelanggaran Korupsi dan nepotisme atau pelanggaran administrasi lainnya,”ujar Lynda Watania usai kegiatan di wawancarai media.
Nah” tujuan bimtek ini, jika mereka sudah tau mana resiko-resiko yang paling tinggi, minimal mereka harus melakukan mitigasi atau upaya yang memiliki sejumlah tujuan yakni untuk mengenali risiko.
Dalam arti, jika kita sudah tau ini berbahaya kita sudah tau persiapan-persiapan untuk memback up, aturan, administrasi, supaya tidak terjadi dengan hal-hal yang tidak di inginkan.
“Lanjut kata Watania, seperti tidak terjadi kekeliruan-kekeliruan misalnya dalam penyalahgunaan anggaran.
Jadi ini metode baru yang dikeluarkan oleh Menpan, jadi malahan Pemkab Minahasa salah satu pemerintah dari 4 kabupaten yang sudah buat diklat ini, di Provinsi sulawesi utara.
Maka kami patut berbangga, berarti ada indikasi bahwa kami ini melakukan hal-hal yang lebih baik. Jadi untuk kondisi sekarang mereka masih mempelajari metode baru ini terus dan seperti apa, sekarang kami sudah memulai dan tadi baru ada 17 SKPD yang masuk.
“Watania berharap, di minggu depan semua sudah masuk, sehinggah mereka punya kepala perangkat-perangkat daerah semua sudah tau. Sehingga mereka bisa tau di dinas mereka punya resiko yang sangat tinggi atau tidak,” tuturnya. (DRO)
