PLN EPI Gandeng BEG dan G7 Polandia Perkuat Ekspor Biomassa

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:03 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperluas langkah strategisnya di sektor energi hijau dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama PT Biomassa Energi Group (BEG) dan G7 Group SP.Z.O.O asal Polandia.

Pilarportal.com, Jakarta — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperluas langkah strategisnya di sektor energi hijau dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama PT Biomassa Energi Group (BEG) dan G7 Group SP.Z.O.O asal Polandia.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat rantai pasok sekaligus memperluas ekspor biomassa Indonesia ke pasar global, khususnya Asia dan Eropa.

Penandatanganan dilakukan di Jakarta sebagai bagian dari komitmen PLN EPI untuk mendukung transisi energi nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama energi terbarukan dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dorong Hilirisasi dan Transisi Energi

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi transformasi bisnis perusahaan di sektor energi terbarukan.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengubah potensi besar biomassa menjadi peluang nyata, baik untuk dekarbonisasi sistem kelistrikan nasional maupun untuk memenuhi permintaan energi hijau global,” ujar Hokkop.

Ia menambahkan, potensi biomassa di Indonesia mencapai sekitar 130 juta ton per tahun, namun baru sebagian kecil yang dimanfaatkan secara optimal.

“PLN EPI kini tidak hanya berfokus pada penyediaan energi primer dalam negeri, tetapi juga mulai mengembangkan bisnis Beyond kWh seperti perdagangan dan ekspor bahan bakar berkelanjutan,” katanya.

Hokkop memastikan pasokan biomassa dalam negeri tetap aman untuk mendukung program cofiring PLN sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia terhadap ekonomi rendah karbon dunia.

Optimisme Mitra Polandia

Dari pihak mitra, Penasihat Hukum G7 Group SP.Z.O.O Rogowski Wojciech Marek mengungkapkan optimismenya terhadap kerja sama tersebut.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam industri biomassa global.

“Permintaan biomassa dunia meningkat pesat, dan Indonesia memiliki semua faktor pendukung untuk menjadi pemimpin pasar. Bahkan sebelum MoU ini ditandatangani, kami telah menyiapkan langkah strategis untuk mengamankan pangsa pasar,” ujarnya.

Rogowski menuturkan, pabrik Empty Fruit Bunch (EFB) pellet pertama yang dikembangkan bersama akan mulai beroperasi pada Februari 2026 dengan kapasitas awal 120.000 ton per tahun.

Setelah itu, lima pabrik tambahan akan dibangun dengan kapasitas serupa atau lebih besar untuk memperkuat ekspor.

“Kami yakin kapasitas ekspor biomassa Indonesia, mencakup EFB pellet, palm kernel shell (PKS), dan wood pellet, bisa mencapai 3 juta ton per tahun dalam beberapa tahun ke depan,” jelasnya.

Bangun Kepercayaan di Pasar Internasional

Kolaborasi ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan global terhadap sektor energi bersih Indonesia.
Rogowski menegaskan, kerja sama dengan BUMN seperti PLN EPI menjadi jaminan kredibilitas dan transparansi bagi mitra internasional.

“Ini bukan hanya tentang bisnis, tapi juga tentang reputasi energi hijau Indonesia di pasar dunia,” katanya.

Langkah strategis ini memperkuat komitmen PLN EPI dalam mendorong rantai pasok energi bersih, memperluas investasi hijau, serta mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission 2060.

Berita Terkait

PLN UID Suluttenggo Pastikan Listrik Andal, Kunjungan Presiden di PENAS XVII Gorontalo Berjalan Lancar
Kodaeral VIII dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Selar-879 Dikerahkan
Whiz Prime Hotel Megamas Manado Hadirkan Promo Liburan Sekolah
PLN Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sigi, Listrik 68 Ribu Pelanggan Pulih 100 Persen
SMK Negeri 3 Palu Rasakan Manfaat Program PLN untuk Pendidikan Kendaraan Listrik
Hari Lingkungan Hidup 2026, PLN UP3 Palu Tanam 1.000 Mangrove
Dari Gerobak ke Gerai Modern, PLN Bantu UMKM Es Buah di Palu Bangkit dan Naik Kelas
PLN Pulihkan 97 Persen Listrik Pascagempa M6,7 di Sulawesi Tengah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:08 WITA

PLN UID Suluttenggo Pastikan Listrik Andal, Kunjungan Presiden di PENAS XVII Gorontalo Berjalan Lancar

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:22 WITA

Kodaeral VIII dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Selar-879 Dikerahkan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:59 WITA

Whiz Prime Hotel Megamas Manado Hadirkan Promo Liburan Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:14 WITA

PLN Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sigi, Listrik 68 Ribu Pelanggan Pulih 100 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:53 WITA

SMK Negeri 3 Palu Rasakan Manfaat Program PLN untuk Pendidikan Kendaraan Listrik

Berita Terbaru

Olahraga

Kroasia Finis Runner-up Grup L Usai Tundukkan Ghana 2-1

Minggu, 28 Jun 2026 - 15:36 WITA

Exit mobile version