PALU, Pilarportal.com – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UP3 Palu berhasil mendorong peningkatan kompetensi siswa SMK Negeri 3 Palu di bidang kendaraan listrik.
Delapan bulan setelah bantuan disalurkan, berbagai fasilitas yang diberikan kini telah dimanfaatkan secara optimal dalam proses pembelajaran dan pengembangan keterampilan siswa.
Sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan di Sulawesi Tengah, SMK Negeri 3 Palu terus berupaya menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan PLN berupa peralatan konversi motor listrik, unit kendaraan praktik, perlengkapan laboratorium, serta pelatihan bersama tenaga ahli menjadi modal penting dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis energi bersih.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era transisi energi.
Menurutnya, siswa perlu diberikan akses terhadap teknologi masa depan agar mampu menjadi pelaku utama dalam pengembangan industri kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia.
Dampak program tersebut kini mulai terlihat di lingkungan sekolah. Para siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses konversi dan pengembangan kendaraan listrik sesuai standar industri. Pengalaman praktik tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja.
Kepala SMK Negeri 3 Palu, H. Hamka, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai telah memberikan manfaat besar bagi pengembangan kompetensi peserta didik.
Selain menghadirkan fasilitas baru, program tersebut juga membuka kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan industri.
Ia menjelaskan, kendaraan listrik hasil konversi para siswa saat ini tidak hanya digunakan sebagai media pembelajaran, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sekolah.
Bahkan, kemampuan yang diperoleh siswa menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai ajang kompetisi keterampilan tingkat nasional.
Program TJSL PLN ini dinilai berhasil menciptakan perubahan berkelanjutan di sektor pendidikan vokasi. Melalui kolaborasi antara dunia industri dan sekolah, lahir generasi muda yang siap berinovasi, memahami teknologi energi bersih, serta berkontribusi dalam mendukung masa depan Indonesia yang lebih ramah lingkungan.
Penulis : Roos Yunita

Komentar Batalkan balasan