Kapolda Sulut: Operasi Ketupat Samrat 2026 Prioritaskan Mudik Aman dan Nyaman

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, Pilarportal.com Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel berlangsung di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Kamis (12/3/2026) pagi.

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Yulius Selvanus, didampingi Kapolda Sulut Roycke Harry Langie, Pangdam XIII/Merdeka Mirza Agus, serta Komandan Komando Daerah Maritim XIII.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi ini, sebanyak 623 personel gabungan Polri disiagakan untuk mengamankan jalannya arus mudik dan perayaan Idul Fitri di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Selain pengerahan personel, Polda Sulut juga menyiapkan 80 pos pengamanan di berbagai titik strategis, terdiri dari:

48 Pos Pengamanan (Pospam) untuk menjaga titik rawan

18 Pos Pelayanan (Posyan) guna membantu kebutuhan pemudik

14 Pos Terpadu sebagai pusat koordinasi antarinstansi.

Usai pelaksanaan apel, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan bahwa Operasi Ketupat Samrat 2026 merupakan operasi terpusat yang melibatkan berbagai instansi.

Sejumlah pihak yang terlibat di antaranya pemerintah daerah, TNI, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Satpol PP, serta elemen masyarakat.

BACA JUGA  Peringatan HUT ke-61 Sulut di Minahasa: Sekda Lynda Watania Ajak Warga Terus Bergerak Maju dengan Semangat Mapalus

“Intinya kita memberikan pelayanan supaya mudik aman, keluarga bahagia. Itu adalah arahan utama dari Bapak Kapolri,” ujar Roycke.

Ia menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada tempat ibadah, tetapi juga mencakup pengamanan orang, barang, kegiatan masyarakat, serta lokasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.

Operasi Ketupat Samrat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi ini mencakup pengamanan jalur mudik darat, laut, dan udara, pusat perbelanjaan, serta rumah warga yang ditinggalkan saat mudik.

Selain itu, aparat kepolisian juga akan memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras, senjata tajam, petasan, hingga narkoba guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pemerintah dan aparat keamanan berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mematuhi imbauan petugas di lapangan, sehingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Sulawesi Utara dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh kedamaian.

Berita Terkait

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Phishing Internasional, Aset Rp4,5 Miliar Disita
Jacob Hendrik Pattipeilohy Lantik Pejabat Kejati Sulut, Wakajati hingga Kajari Berganti
Pangdam Mirza Agus Pimpin Sertijab, Sejumlah Perwira Kunci Resmi Berganti
Pangdam XIII/Mdk Tegaskan Peran Vital Istri Prajurit di HUT ke-80 Persit
Wakapolda Sulut Buka Forum Internasional Polri-Kompolnas, Perkuat Penanganan Kejahatan Lintas Negara
Brimob Harus Dekat dengan Rakyat! Arahan Keras Kapolri di Rakernis 2026
Kabid Humas: Oknum Anggota Polri Tabrak Pemotor di Manado, Proses Hukum dan Kode Etik Berjalan
Kapolres AKBP Steven Simbar Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Ingatkan Pentingnya Disiplin dan Soliditas.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:45 WITA

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Phishing Internasional, Aset Rp4,5 Miliar Disita

Kamis, 23 April 2026 - 19:44 WITA

Jacob Hendrik Pattipeilohy Lantik Pejabat Kejati Sulut, Wakajati hingga Kajari Berganti

Kamis, 23 April 2026 - 18:54 WITA

Pangdam Mirza Agus Pimpin Sertijab, Sejumlah Perwira Kunci Resmi Berganti

Kamis, 23 April 2026 - 07:58 WITA

Pangdam XIII/Mdk Tegaskan Peran Vital Istri Prajurit di HUT ke-80 Persit

Rabu, 22 April 2026 - 20:35 WITA

Wakapolda Sulut Buka Forum Internasional Polri-Kompolnas, Perkuat Penanganan Kejahatan Lintas Negara

Berita Terbaru