Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Energi Alternatif, Harga BBM Subsidi Tetap

Jumat, 12 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Jakarta, Pilarportal.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemerintah untuk mempercepat pengembangan sumber energi alternatif guna memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih berlangsung.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat menerima Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Usai pertemuan, Bahlil menjelaskan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap sektor energi dan hilirisasi sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Pemerintah diminta segera mencari dan mengembangkan sumber energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada energi konvensional.

Menurut Bahlil, salah satu program prioritas yang akan dipercepat adalah peralihan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung diversifikasi energi sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya energi domestik.

Selain membahas konversi LPG ke CNG, pemerintah juga fokus pada pendataan sektor pertambangan guna memperkuat tata kelola industri tambang nasional.

Evaluasi terhadap kesiapan pasokan energi, baik kelistrikan maupun bahan bakar minyak (BBM), turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

BACA JUGA  Pangdam Mirza: Jembatan Garuda Permudah Mobilitas dan Distribusi Hasil Pertanian

Bahlil menegaskan pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi dan LPG bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi harga energi dunia.

Sementara itu, terkait kondisi kelistrikan nasional, Bahlil memastikan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik masih dalam kondisi aman.

Pemerintah bersama PLN juga terus menangani sejumlah kendala teknis yang terjadi di beberapa pembangkit agar tidak mengganggu pasokan listrik kepada masyarakat.

Melalui langkah percepatan hilirisasi, diversifikasi energi, serta perlindungan terhadap daya beli masyarakat, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia menuju kemandirian energi yang berkelanjutan.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Sumber Berita: BPMI Setpres

Berita Terkait

Presiden Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, Kadin Dukung Program P3MDI
Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang
Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran
Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun
Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:58

Presiden Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, Kadin Dukung Program P3MDI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:19

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03

Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!