Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Energi Alternatif, Harga BBM Subsidi Tetap

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:26 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Jakarta, Pilarportal.com Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemerintah untuk mempercepat pengembangan sumber energi alternatif guna memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih berlangsung.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat menerima Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Usai pertemuan, Bahlil menjelaskan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap sektor energi dan hilirisasi sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah diminta segera mencari dan mengembangkan sumber energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada energi konvensional.

Menurut Bahlil, salah satu program prioritas yang akan dipercepat adalah peralihan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung diversifikasi energi sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya energi domestik.

Selain membahas konversi LPG ke CNG, pemerintah juga fokus pada pendataan sektor pertambangan guna memperkuat tata kelola industri tambang nasional.

Evaluasi terhadap kesiapan pasokan energi, baik kelistrikan maupun bahan bakar minyak (BBM), turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

Bahlil menegaskan pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi dan LPG bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi harga energi dunia.

Sementara itu, terkait kondisi kelistrikan nasional, Bahlil memastikan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik masih dalam kondisi aman.

Pemerintah bersama PLN juga terus menangani sejumlah kendala teknis yang terjadi di beberapa pembangkit agar tidak mengganggu pasokan listrik kepada masyarakat.

Melalui langkah percepatan hilirisasi, diversifikasi energi, serta perlindungan terhadap daya beli masyarakat, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia menuju kemandirian energi yang berkelanjutan.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Sumber Berita: BPMI Setpres

Berita Terkait

Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi
Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Bapanas Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah
Presiden Prabowo di Munas HIPMI: Nasionalisme Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa
Delapan Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Baru
Prabowo Tunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:34 WITA

Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:26 WITA

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Energi Alternatif, Harga BBM Subsidi Tetap

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:46 WITA

Presiden Prabowo di Munas HIPMI: Nasionalisme Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:06 WITA

Delapan Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:38 WITA

Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Baru

Berita Terbaru

Polri

Bali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia IAWP 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 07:06 WITA

Hukum

BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand

Jumat, 12 Jun 2026 - 06:58 WITA

Exit mobile version