Laporan Kematian Virus ASF di Sangihe Sudah Tak Ada

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Daerah Kepulauan Sangihe, Godfried Pella (foto : ist)

Kepala Dinas Pertanian Daerah Kepulauan Sangihe, Godfried Pella (foto : ist)

Sangihe-Pilarportal.com-Kepala Dinas Pertanian Daerah Kepulauan Sangihe, Godfried Pella, mengungkapkan, mulai dari pertengahan bulan Agustus hingga September tidak ada lagi laporan kematian ternak Babi akibat Virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika.

Meski demikian sedari bulan Juni hingga pertengahan Agustus terdapat 81 ekor ternak babi mati imbas virus tersebut.

“Sudah tidak ada laporan dan kasus yang ditemukan, meski kami masih melakukan pendataan dan tindakan pencegahan seperti penyemprotan disinfektan hingga akhir September,” sebut Pella.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun begitu, dirinya menyarankan agar peternak babi sebisanya menunda dulu jika berencana kembali memulai peternakan hingga sekurang – kurangnya Januari 2023 nanti.

“Virusnya hari ini sebenarnya sudah berkurang dengan tidak adanya laporan, tapi tentu saja belum 0 persen. Karna data yang kami ambil berdasarkan laporan sehingga ada baiknya nanti dilakukan pada Januari yang diharapkan virusnya sudah benar – benar hilang,” sebutnya.

Namun, tambah dia, jika memang akan memulai kembali peternakan maka lebih bijak jika tidak membeli bibit dari luar daerah, dengan kata lain membeli anakan babi diseputaran Sangihe.

“Kalau memang mau beli bibit, disarankan jangan dulu ambil dari luar. Beli saja di lokal dengan catatan lihat wilayah yang tidak terdampak atau benar – benar aman dari virus demam babi Afrika,” lanjut dia.

Sementara itu, untuk peternak yang saat ini sudah terlanjur memulai peternakan, dirinya mengingatkan agar selalu waspada dengan meningkatkan kesadaran akan kebersihan kandang dan ternak.

“Disarankan agar tetap waspada dengan selalu menjaga kebersihan dan atau biosecurity dengan selalu menjaga kandang pun ternak tetap steril,” kuncinya.

Berita Terkait

Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe
Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri
Disambut Musik Bambu, Pangdam Bawa Misi Besar untuk Wilayah Perbatasan
PLN UP3 Tahuna dan Kejari Sangihe Salurkan Sembako untuk 44 Anak Yayasan Daruzzahra
PLN UP3 Tahuna Raih Penghargaan Penanggulangan TBC di Tempat Kerja dari Pemprov Sulut
Ramadan Penuh Berkah, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk 21 Keluarga di Tahuna
PLN UP3 Tahuna Terima Penghargaan SMK3 dari Kemenaker RI

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:35

Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung

Selasa, 14 April 2026 - 22:34

Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe

Selasa, 14 April 2026 - 22:23

Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri

Selasa, 14 April 2026 - 22:16

Disambut Musik Bambu, Pangdam Bawa Misi Besar untuk Wilayah Perbatasan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:14

PLN UP3 Tahuna dan Kejari Sangihe Salurkan Sembako untuk 44 Anak Yayasan Daruzzahra

Berita Terbaru