Warga Menyambut Gembira Pembukaan Ibadah Perdana di Gereja GIDI Kalome Pasca Konflik Perang Suku Distrik Kalome Sejak Tahun 2017 Hasil Mediasi Satgas Wiratama

Pilarportal.com – Papua – Hari Minggu yang suci diisi dengan kegiatan positif salah satunya masyarakat dan anggota satgas beribadah di Gereja GIDI Kalome Atas yang sudah lama tutup di Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Peristiwa yang sudah ditunggu-tunggu selama 5 tahun lebih ini akhirnya terlakasana, yaitu menandakan perdamaian antara masyarakat Kampung Kalome Atas dan Kalome Bawah akan terlaksana dalam waktu dekat. (Minggu, 12 Maret 2023)

Masyarakat Distrik Kalome sangat senang dengan adanya hasil musyawarah antara Pos Kalome, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyrakat yang terus berjalan semenjak Satgas Wiratama datang sehingga Gereja GIDI Kalome Atas hari ini dapat digunakan kembali. Gereja tersebut sudah terbengkalai sejak tahun 2017 akibat adanya perang suku antara masyarakat Kampung Kalome Atas dan Kalome bawah dan berdampak gereja tidak boleh digunakan sampai ada kesepakatan berdamai.

Pada kesempatan yang baik itu, beberapa anggota Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif R 712/Wiratama yang turut mengikuti peribadatan di gereja dan menjadi saksi damainya jemaat yang berkonflik sebagai bentuk kepedulian terhadap umat beragama. Dalam ibadah kali ini diikuti masyarakat Distrik Kalome sekitar 900 orang dalam pelaksanaannya, adapuan masyarakat yang hadir antara lain dari:
* Masyrakat Kp. Kalome Atas
* Masyrakat Kp. Agape
* Masyrakay Kp. Kalome Bawah
* Masyrakat Kp. Kayu Gebor
* Masyrakat Kp. Pagar Gom
* Masyrakat Kp. Yogobad.

“Kami selaku aparat keamanan di daerah Papua memberikan wadah untuk mediasi dengan harapan perdamaian antara masyarakat di Distrik Kalome kembali seperti semula dan tidak ada lagi permasalahan di kemudian hari. Kami juga berharap kita sebagai umat yang taat kepada Tuhan YME agar tetap mengingat Tuhan di segala kegiatan kita serta selalu berdoa untuk kesejahteraan umat.” Tutur Dansatgas Letkol Inf Madiyan Surya, S.Hub.Int., M.Han.

“Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada aparat keamanan yg membantu kami dalam kegiatan ibadah baik dari segi keamanan maupun menjadi bagian dari berlangsungnya ibadah dan sudah memediasi warga yang berkonflik disini agar berdamai, sekali lagi kami ucapkan terima kasih. Semoga Tuhan Yesus membalas kebaikan para aparat kemanan khususnya dari satgas. Amin.” Ucap Bapak Persmin Wonda selaku pendeta gereja. (*/chris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *