Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matahari siang menggantung tepat di atas Lapangan Makodim 1301/Sangihe. Terik tak menyurutkan langkah para prajurit yang berdiri tegap, menyimak setiap kata yang disampaikan Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus.

Matahari siang menggantung tepat di atas Lapangan Makodim 1301/Sangihe. Terik tak menyurutkan langkah para prajurit yang berdiri tegap, menyimak setiap kata yang disampaikan Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus.

TAHUNA, Pilarportal.com – 14 April 2026 – Matahari siang menggantung tepat di atas Lapangan Makodim 1301/Sangihe. Terik tak menyurutkan langkah para prajurit yang berdiri tegap, menyimak setiap kata yang disampaikan Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus.

Di tengah barisan itu, ada semangat yang tak terlihat, namun terasa kuat—semangat pengabdian di wilayah perbatasan yang jauh dari hiruk pikuk kota besar, namun tak pernah jauh dari tanggung jawab menjaga negeri.

Kunjungan kerja Pangdam ke Makodim 1301/Sangihe di Jalan Tatehe Woba, Tahuna, bukan sekadar agenda rutin. Ia menjadi ruang pertemuan antara pimpinan dan prajurit—ruang di mana apresiasi, pesan, dan harapan bertemu dalam satu waktu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lapangan, Komandan Kodim 1301/Sangihe, Nazarudin, bersama para perwira dan Danramil turut menyaksikan momen tersebut. Sementara sebagian prajurit lainnya tetap menjalankan tugas di pelosok wilayah binaan—menjadi bukti bahwa pengabdian tak pernah berhenti, bahkan ketika kegiatan berlangsung.

Dalam suaranya yang tegas namun hangat, Pangdam menyampaikan apresiasi atas kerja keras prajurit. Ia menyoroti bagaimana tugas-tugas teritorial yang dijalankan tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi telah memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Lebih dari itu, keberhasilan menyelesaikan pembangunan infrastruktur lebih cepat dari target menjadi kebanggaan tersendiri. Di balik capaian tersebut, ada keringat, kerja sama, dan komitmen yang tidak selalu terlihat, namun dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Namun, di balik pujian, terselip pesan yang lebih dalam.

Tentang peran Danramil sebagai ujung tombak—yang bukan hanya memimpin, tetapi juga merangkul. Yang hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Di wilayah kepulauan seperti Sangihe, komunikasi dan kepercayaan menjadi fondasi yang tak tergantikan.

Menjelang akhir arahannya, suasana menjadi lebih hening. Pesan Pangdam berubah menjadi pengingat yang sederhana, namun berat maknanya: menjaga disiplin, menjauhi pelanggaran, dan mempertahankan nama baik institusi.

Karena bagi seorang prajurit, kehormatan bukan hanya milik pribadi—melainkan cerminan dari satuan, bahkan negara.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan pemberian tali asih kepada warakawuri dan para pensiunan. Momen itu menghadirkan suasana berbeda—lebih hangat, lebih manusiawi. Senyum dan haru berpadu, mengingatkan bahwa pengabdian tidak berhenti saat tugas usai, tetapi terus hidup dalam kenangan dan jasa.

Di akhir acara, foto bersama menjadi penutup sederhana, namun bermakna. Sebuah potret kebersamaan antara generasi yang masih mengabdi dan mereka yang telah lebih dulu mengorbankan waktu dan tenaga untuk negeri.

Di bawah langit Tahuna, hari itu bukan hanya tentang pengarahan. Ia adalah tentang mengingat kembali arti menjadi prajurit—tentang loyalitas, pengorbanan, dan tanggung jawab yang tak pernah mengenal batas wilayah.

Berita Terkait

Dari Makodam XIII/Mdk, Gerakan Nasional Bebas Sampah Mulai Digencarkan, Ini Targetnya
Ada Pesan Penting di Balik Audiensi Pangdam XIII/Mdk dan Dankodiklatad di Manado
Manado Jadi Pusat Freedive Nasional! Kodaeral VIII Gelar Kejuaraan Bergengsi 2026
Tongkat Komando Berpindah! Letkol Siswo Utomo Jabat Danyonzipur 19/YKN
Pangdam Mirza dan Sekda Gorontalo Bertemu di Manado, Bahas Stabilitas hingga Pembangunan
Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe
Disambut Musik Bambu, Pangdam Bawa Misi Besar untuk Wilayah Perbatasan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:25 WITA

Dari Makodam XIII/Mdk, Gerakan Nasional Bebas Sampah Mulai Digencarkan, Ini Targetnya

Senin, 20 April 2026 - 22:15 WITA

Ada Pesan Penting di Balik Audiensi Pangdam XIII/Mdk dan Dankodiklatad di Manado

Jumat, 17 April 2026 - 09:59 WITA

Manado Jadi Pusat Freedive Nasional! Kodaeral VIII Gelar Kejuaraan Bergengsi 2026

Kamis, 16 April 2026 - 22:32 WITA

Tongkat Komando Berpindah! Letkol Siswo Utomo Jabat Danyonzipur 19/YKN

Rabu, 15 April 2026 - 21:50 WITA

Pangdam Mirza dan Sekda Gorontalo Bertemu di Manado, Bahas Stabilitas hingga Pembangunan

Berita Terbaru