SIAU, Pilarportal.com – 13 April 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima mendapat dukungan penuh dari PT PLN (Persero).
Hal ini ditegaskan dalam pertemuan strategis antara Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, bersama jajaran manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau.
Pertemuan tersebut membahas langkah konkret penguatan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Siau, termasuk rencana penambahan mesin pembangkit, evaluasi kecukupan daya, hingga percepatan pemeliharaan jaringan distribusi.
Kunjungan kerja ini menjadi langkah proaktif PLN dalam memetakan kondisi eksisting sistem kelistrikan di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Upaya ini diharapkan mampu menjamin pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, memberikan apresiasi tinggi terhadap respons cepat PLN dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa listrik memiliki peran vital dalam mendorong kemajuan berbagai sektor.
“Ketersediaan listrik yang stabil bukan hanya kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi fondasi utama pelayanan publik, aktivitas ekonomi, serta pengembangan sektor pariwisata dan perikanan di Sitaro,” tegas Chyntia.
Ia juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sitaro siap memberikan dukungan penuh, baik melalui koordinasi lintas sektor maupun penyediaan fasilitas pendukung demi kelancaran operasional PLN di lapangan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa wilayah kepulauan menjadi prioritas dalam peningkatan layanan kelistrikan.
“PLN berkomitmen menghadirkan energi yang berkeadilan hingga ke wilayah terdepan nusantara. Pertumbuhan ekonomi di Pulau Siau yang terus meningkat harus diimbangi dengan penguatan sistem kelistrikan melalui penambahan kapasitas mesin dan optimasi jaringan distribusi,” ujarnya.
Di tingkat operasional, Manager PLN ULP Siau, Fendi A. Rare’a, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemeliharaan preventif dan korektif secara berkala terhadap unit pembangkit.
“Kami rutin mengevaluasi beban dan kebutuhan daya. Penambahan mesin pembangkit menjadi langkah strategis untuk meningkatkan cadangan daya atau reserve margin. Tim kami siaga 24 jam untuk memastikan gangguan dapat ditangani dengan cepat,” jelas Fendi.
Sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Sitaro ini diharapkan mampu menjawab tantangan kelistrikan ke depan. Dengan sistem yang semakin andal, kualitas hidup masyarakat meningkat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dikenal sebagai “Bumi Karangetang” semakin kompetitif.







