Presiden Prabowo Minta Warga Rekam Oknum Aparat Nakal dan Lapor Langsung

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:45 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto.(Foto Antara)

JAKARTA, Pilarportal.com Presiden RI Prabowo Subianto meminta masyarakat aktif mengawasi kinerja aparat dan tidak ragu melaporkan tindakan yang melanggar aturan.

Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan arahan terkait upaya pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan wewenang di lingkungan pemerintahan.

Presiden Prabowo menegaskan masyarakat kini memiliki peran penting dalam pengawasan karena hampir seluruh warga telah memiliki telepon genggam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta masyarakat merekam apabila menemukan tindakan aparat yang tidak sesuai ketentuan lalu melaporkannya secara langsung.

“Kalau ada kelakuan aparat yang tidak beres, saya minta rakyat video saja dan lapor langsung,” ujar Presiden Prabowo, Rabu (20/5/2026).

Presiden juga memerintahkan seluruh jajaran menteri dan kepala lembaga di Kabinet Merah Putih melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghapus praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dinilai menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Presiden, seluruh institusi pemerintah harus bekerja secara profesional, bersih, dan melayani kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan aparat yang terbukti melakukan pelanggaran harus segera ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Prabowo mengakui mayoritas aparatur sipil negara telah bekerja dengan baik dan menjalankan tugas secara profesional.

Namun, masih terdapat oknum yang melakukan tindakan koruptif sehingga merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Karena itu, Presiden meminta seluruh pejabat pemerintah pusat maupun daerah ikut melakukan pengawasan dan pembenahan di lingkungan masing-masing.

Ia berharap langkah tersebut mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah juga terus mendorong penguatan sistem pengawasan sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan bebas korupsi.

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Kemlu RI Gunakan Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Israel
Menkum: 83 Ribu Posbankum Jadi Garda Keadilan Restoratif di Desa
Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR
Meutya Hafid: Kerja Jurnalistik Harus Dihormati di Tengah Konflik Gaza
Jasa Raharja Gandeng Korlantas dan Komunitas Driver Perkuat Budaya Keselamatan Lalu Lintas
Kemnaker Gandeng Unpad Perkuat SDM Unggul dan Link and Match Dunia Kerja
Program Istana untuk Anak Sekolah 2026, Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Belajar Langsung di Istana Kepresidenan
Menkomdigi: Keselamatan Jurnalis di Tengah Konflik Harus Jadi Prioritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:51 WITA

Kemlu RI Gunakan Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Israel

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:45 WITA

Presiden Prabowo Minta Warga Rekam Oknum Aparat Nakal dan Lapor Langsung

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:35 WITA

Menkum: 83 Ribu Posbankum Jadi Garda Keadilan Restoratif di Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:17 WITA

Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WITA

Meutya Hafid: Kerja Jurnalistik Harus Dihormati di Tengah Konflik Gaza

Berita Terbaru

Pendidikan

Pangdam Mirza Lantik 354 Prajurit Muda di Secata Rindam Bitung

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20 WITA

Exit mobile version