Indonesia Perkuat Komitmen Capai Net Zero Emissions 2050-2060

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Jakarta, 14 Oktober 2025 –  Indonesia menegaskan komitmennya untuk mencapai target Net Zero Emissions (NZE) melalui peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Hal tersebut disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, dalam forum BloombergNEF di Jakarta, Senin (6/10).

“Presiden Prabowo telah menegaskan kembali posisi resmi pemerintah Indonesia, yaitu tetap menjadi bagian dari Paris Agreement.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berkomitmen mencapai Net Zero Emissions paling lambat pada tahun 2060, namun berupaya mempercepat target tersebut agar bisa tercapai antara 2050 hingga 2060,” ujar Hashim.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan dokumen strategis untuk mendorong penggunaan EBT hingga 75 persen pada tahun 2040. “Pemerintah menargetkan energi terbarukan mencapai 75 persen dari Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN),” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menambah kapasitas energi sebesar 100 Gigawatt (GW) hingga tahun 2040, di mana 75 persennya berbasis EBT.

Upaya ini akan disokong dengan pembangunan transmisi hijau sepanjang 70 ribu kilometer sirkuit (kms) untuk menghubungkan sumber EBT di wilayah terpencil ke pusat permintaan listrik di perkotaan.

BACA JUGA  PLN Dukung Kebijakan Pemerintah Lebarkan Golongan Tarif

“Kami tengah menyiapkan green-enabling super grid, jaringan hijau nasional yang akan menghubungkan Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi,” jelas Darmawan.

Ia menekankan bahwa transisi menuju energi bersih bukan sekadar perubahan sumber energi, tetapi juga bagian dari strategi besar menuju kemandirian energi nasional.

“Kita akan beralih dari energi impor menuju energi domestik, dari energi mahal menuju energi yang terjangkau. Dari situ akan lahir lapangan kerja baru, investasi hijau, dan pengurangan kemiskinan, di saat yang sama kita menurunkan emisi karbon,” tegasnya.

Darmawan juga menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi krisis iklim.

Tidak ada satu negara pun yang bisa menghadapi krisis iklim sendirian.

“PLN siap bekerja sama dengan semua mitra internasional dalam investasi, transfer knowledge, hingga pengembangan teknologi untuk mempercepat pencapaian Net Zero Emissions,” ujarnya.

Dukungan terhadap komitmen tersebut juga datang dari sektor global.

CEO JERA Asia, sekaligus Managing Executive Officer and Head of Platform Business Division JERA Co., Inc, Izumi Kai, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi bersama Indonesia.

BACA JUGA  Menteri BUMN Pastikan Peringatan HUT RI di IKN Gunakan Listrik Hijau saat Tinjau PLTS PLN

“Menuju target Net Zero 2060, kami siap bekerja bersama mitra konsorsium serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan utama di Indonesia, termasuk PLN,” kata Izumi.

Ia menambahkan, studi implementasi energi rendah karbon memiliki tantangan tersendiri.

Oleh karena itu, Indonesia perlu mengambil berbagai alternatif strategi dekarbonisasi secara seimbang.

“Satu hal yang jelas adalah bahwa Indonesia membutuhkan pendekatan all of the above — semua solusi harus dimanfaatkan secara seimbang,” tutupnya.

Berita Terkait

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN UP3 Luwuk Kampanyekan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
PLN UP3 Manado Goes to School Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan di SMA Negeri 4 Manado
PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bolaang Mongondow
PLN Salurkan 535 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Gorontalo Utara
PLN Salurkan 150 Paket Sembako untuk Warga Miskin Ekstrem di Bolmut pada Hari Lahir Pancasila
Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Layanan Listrik Pulau Paku Jadi 18 Jam, Dorong Ekonomi di Morowali
YBM PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Bantuan Gerobak Cahaya untuk UMKM
PLN Bangun Jalan Usaha Tani di Pohuwato, Permudah Akses dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 08:33 WITA

PLN UP3 Manado Goes to School Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan di SMA Negeri 4 Manado

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:08 WITA

PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bolaang Mongondow

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:11 WITA

PLN Salurkan 535 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Gorontalo Utara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:46 WITA

PLN Salurkan 150 Paket Sembako untuk Warga Miskin Ekstrem di Bolmut pada Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:31 WITA

Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Layanan Listrik Pulau Paku Jadi 18 Jam, Dorong Ekonomi di Morowali

Berita Terbaru

Said Iqbal dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh pada Senin, 8 Juni 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Nasional

Prabowo Tunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden

Selasa, 9 Jun 2026 - 09:25 WITA