Polda Sulut Terima 12 Laporan Penipuan Online Sepanjang 2025, Masyarakat Diimbau Lebih Waspada

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan kasus penipuan online oleh korban

Laporan kasus penipuan online oleh korban

MANADO, Pilarportal.comKepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) mencatat sebanyak 12 laporan kasus penipuan online yang diterima melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sepanjang tahun 2025.

Angka tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap kejahatan berbasis digital yang terus berkembang.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, didampingi Kepala SPKT Polda Sulut AKBP Alfianto, menegaskan bahwa modus penipuan online saat ini semakin beragam dan kerap menyasar korban dengan cara yang sulit dikenali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perkembangan teknologi memang mempermudah aktivitas masyarakat, namun juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan secara daring,” ujar Kombes Pol Alamsyah, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, beberapa modus yang sering dilaporkan masyarakat antara lain pengiriman file APK berkedok kurir pengiriman paket, undangan digital palsu, penipuan jual beli online, investasi dan trading saham ilegal, hingga tawaran pekerjaan dengan komisi tinggi yang pada akhirnya merugikan korban secara finansial.

Menurutnya, pelaku kejahatan siber juga kerap memanipulasi kondisi psikologis korban dengan menciptakan rasa panik maupun euforia. Contohnya, pesan yang mengatasnamakan pihak bank dengan ancaman pemblokiran rekening atau klaim kemenangan undian bernilai besar.

BACA JUGA  Warga Watuliney dan Molompar Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Polda Sulut

“Tidak sedikit pelaku yang mengirimkan tautan menyerupai situs resmi bank atau instansi pemerintah untuk mencuri data pribadi korban, termasuk username dan password,” jelasnya.

Untuk itu, Polda Sulut mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan mengklik tautan, menghindari mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal, serta selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi.

“Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun, termasuk kepada pihak yang mengaku sebagai petugas bank atau instansi tertentu. Aktifkan juga sistem keamanan ganda pada aplikasi perbankan, media sosial, dan WhatsApp,” tegasnya.

Kombes Pol Alamsyah menekankan bahwa ketelitian dan sikap tidak mudah percaya menjadi kunci utama dalam mencegah penipuan online.

“Apabila masyarakat merasa menjadi korban penipuan daring, segera hubungi pihak bank untuk memblokir rekening dan laporkan kejadian tersebut ke kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polda Sulut Raih Predikat Sangat Baik dalam Evaluasi AKIP 2026
Respon Cepat Polisi, Mesin Tempel Milik Nelayan Bitung Berhasil Ditemukan
Polres Minut Sulap Lobby Mapolres Jadi Arena Nobar Piala Dunia
Kapolresta Manado: Sinergitas Jadi Kunci Menjaga Kamtibmas yang Kondusif
Buronan Narkoba Internasional Frans Antoni Diamankan, Polri Kejar Aset Jaringan Fredy Pratama
Polresta Manado Juara Kapolda Cup 2026, Turnamen Badminton Internal Polri Resmi Ditutup
Kapolri: Nilai-Nilai Bung Karno Menjadi Spirit Pengabdian Polri
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Peran Besar Presiden Ke-4 RI dalam Reformasi Polri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:39 WITA

Polda Sulut Raih Predikat Sangat Baik dalam Evaluasi AKIP 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 07:47 WITA

Polres Minut Sulap Lobby Mapolres Jadi Arena Nobar Piala Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:47 WITA

Kapolresta Manado: Sinergitas Jadi Kunci Menjaga Kamtibmas yang Kondusif

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:34 WITA

Buronan Narkoba Internasional Frans Antoni Diamankan, Polri Kejar Aset Jaringan Fredy Pratama

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:57 WITA

Polresta Manado Juara Kapolda Cup 2026, Turnamen Badminton Internal Polri Resmi Ditutup

Berita Terbaru

Indonesia bersama 68 negara menyuarakan pentingnya akses pangan bergizi bagi anak dalam Sidang ke-62 Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa.

Internasional

Forum HAM PBB: Indonesia Dorong Program Pangan Bergizi untuk Anak

Senin, 22 Jun 2026 - 10:37 WITA