Polri Perkuat Jati Diri Bangsa, Gelar Seminar Nasional Wujudkan SDM Sadar Berkarakter

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:58 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Polri menggelar seminar bertajuk “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter” di Jakarta Selatan.

Pilarportal.com, Jakarta, 15 Oktober 2025 – Polri menggelar seminar bertajuk “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter di Jakarta Selatan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Polridalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, dan berkarakter, dengan semangat nasionalisme yang berakar pada jati diri bangsa di tengah dinamika geopolitik global.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol Anwar, yang membuka sekaligus menjadi keynote speaker, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya Polri memperkuat institusi dari dalam melalui pembangunan karakter personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seminar ini menjadi bagian kecil dari langkah nyata dan sistematis Polriuntuk memperbaiki diri dengan membangun SDM yang unggul, profesional, dan berkarakter Bhayangkara Indonesia melalui pilar spiritual, intelektual, dan kultural,” ujar Irjen Anwar.

Lebih lanjut, seminar ini juga menjadi awal dari penyusunan kurikulum dan modul pembinaan karakter yang berfokus pada tiga pilar utama tersebut sebagai dasar dalam memperkuat jati diri Bhayangkara Indonesia.

Hasil Riset: Dimensi Spiritual Masih Lemah

Ketua Tim Peneliti Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.T., dalam paparannya menyampaikan hasil riset “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Manusia Indonesia Seutuhnya.”

Riset tersebut mengungkap bahwa dimensi spiritual memperoleh skor terendah (4,28) dibandingkan dimensi intelektual (4,43) dan kultural (4,46). Hal ini menunjukkan perlunya penguatan kesadaran spiritual dalam tubuh Polri.

“Hasil riset ini mendapat dukungan penuh dari Polri dan akan dijadikan dasar fundamental dalam penyusunan kurikulum pembinaan karakter Polri,” jelas Irjen Anwar.

Perkuat Nasionalisme di Tengah Geopolitik Global

Salah satu narasumber, Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol Langgeng Purnomo, memaparkan pentingnya penguatan nasionalisme dalam menghadapi tarik-menarik geopolitik internasional.

“Pelindung utama Bangsa Indonesia dalam mengelola tarik menarik geopolitik internasional adalah dengan cara menguatkan jiwa nasionalisme yang dijiwai jati diri bangsa,” tegas Brigjen Langgeng.

Ia mencontohkan bahwa fenomena globalisasi, perang dagang, dan polarisasi dunia menjadi tantangan nyata yang membutuhkan keteguhan karakter bangsa.

Peran Polri Sebagai Perekat Bangsa

Dari kalangan akademisi, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, Putri Proklamator Bung Hatta, menegaskan pentingnya peran Polri sebagai role model dan perekat bangsa.

“Polri didorong menjadi teladan moral yang menjaga nilai-nilai Pancasila, sebagaimana pemikiran Bung Hatta tentang jalan lurus Pancasila,” ujarnya.

Sementara itu, sejarawan nasional Prof. Dr. Anhar Gonggong, M.A. menyoroti akar sejarah kebhayangkaraan dan peran Polri dalam perjalanan bangsa. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan antikorupsi sebagai nilai dasar Bhayangkara sejati.

Masukan dan Refleksi Bangsa

Dalam sesi tanggapan, Kushartono menekankan pentingnya introspeksi diri dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa, bahkan menyarankan perlunya “tobat nasional” untuk kembali pada jati diri bangsa.

Menutup kegiatan, Komisioner Kompolnas Dr. Supardi Hamid, M.Si. menyampaikan materi “Penguatan Jati DiriPolri: Tantangan Institusional dan Agenda Strategis.”

Ia menekankan perlunya tata kelola kelembagaan yang transparan dan berkeadilan dalam membangun SDM Polri yang berkarakter.

Seminar ini diikuti oleh sekitar 250 peserta dari Mabes Polri dan Polda jajaran se-Indonesia, serta disiarkan secara daring.

Kegiatan ini menekankan internalisasi nilai-nilai spiritual, intelektual, dan kultural sebagai fondasi pembentukan SDM Polri yang profesional, humanis, dan dipercaya publik.

“Tujuan utama seminar ini adalah meningkatkan pemahaman anggota tentang jati diri bangsa, membangun komitmen kolektif, dan mewujudkan Polriyang responsif serta berkarakter kuat,” tutup Irjen Anwar.

Berita Terkait

Polda Sulut Perkuat Soliditas Lewat Lomba Line Dance Sambut Hari Bhayangkara
Pemerintah Prioritaskan Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T dalam Program MBG
Ketua Komisi III DPR Apresiasi Kenaikan Kepercayaan Publik terhadap Polri Versi Litbang Kompas
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, 291 Tersangka Diamankan
Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat dan Kapolres di Polda Sulut, Berikut Daftarnya
Survei Litbang Kompas: Profesionalitas Pelayanan Polri Meningkat pada Triwulan II 2026
Polda Sulut Juara Nasional Lomba Kreasi Lagu dan Koreografi Nusantara Bhayangkara 2026
Satgas Ops Damai Cartenz Hadirkan Honai Belajar, Tumbuhkan Semangat Belajar Anak-anak Papua

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:36 WITA

Polda Sulut Perkuat Soliditas Lewat Lomba Line Dance Sambut Hari Bhayangkara

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:41 WITA

Pemerintah Prioritaskan Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T dalam Program MBG

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:31 WITA

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Kenaikan Kepercayaan Publik terhadap Polri Versi Litbang Kompas

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:12 WITA

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, 291 Tersangka Diamankan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:02 WITA

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat dan Kapolres di Polda Sulut, Berikut Daftarnya

Berita Terbaru

Exit mobile version