Mitigasi Persoalan Aset, PLN Gandeng Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi Lahan

Jumat, 17 Maret 2023 - 20:37 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Jakarta – PT PLN (Persero) melanjutkan kerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengamankan aset lahan yang digunakan untuk infrastruktur kelistrikan.

Melalui kerja sama ini, PLN dan Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh persil tanah untuk infrastruktur kelistrikan dapat segera tersertifikasi.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pada Kamis (16/3) di PLN Kantor Pusat, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga tahun 2022, PLN telah berhasil melakukan sertifikasi terhadap 82.412 persil atau 77 persen dari total aset tanah perseroan sebanyak 106.656 persil.

Angka ini meningkat berkat adanya kerja sama antara PLN dan Kementerian ATR/BPN yang dimulai sejak 2019, di mana saat itu jumlah aset tanah PLN yang telah tersertifikasi baru mencapai 31 persen.

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto merasa senang dengan kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN dan PLN yang telah berjalan baik.

Melalui lanjutan kerja sama ini, PLN dan Kementerian ATR/BPN menargetkan melakukan sertifikasi aset tanah PLN hingga 100 persen sebelum akhir 2024.

“Mudah-mudahan tidak sampai akhir 2024. Pada bulan Agustus 2024, kalau bisa saya bersama Dirut PLN menghadap Bapak Presiden untuk melaporkan asetnya PLN sudah berhasil 100 persen. Ini menjadi hadiah peringatan hari kemerdekaan tahun 2024,” ungkapnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berterima kasih atas dukungan Kementerian ATR/BPN yang sejak 2019 bergerak bersama PLN mengamankan aset kelistrikan.

Kementerian ATR/BPN telah banyak membantu dan mendukung kelancaran operasional PLN, tidak hanya dalam percepatan penerbitan sertifikasi dan penyelesaian permasalahan tetapi juga mendukung dalam hal perizinan.

“Berkat dukungan dari Kemeterian ATR/BPN, proses yang dulunya panjang dan berbelit, berhasil dibongkar dan diringkas menjadi sederhana, sehingga sertifikasi aset dapat dilakukan lebih cepat,” ucap Darmawan.

Dirinya menyadari bahwa tugas mengamankan aset negara yang diamanahkan kepada PLN akan lebih menantang di kemudian hari.

“Kita masih punya waktu sampai tahun depan untuk bisa melegalitaskan 100 persen seluruh aset PLN. Terlebih, aset milik negara yang digunakan PLN ini dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat,” pungkas Darmawan.(*/roos)

Berita Terkait

Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG
Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional
Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Layanan Listrik Pulau Paku Jadi 18 Jam, Dorong Ekonomi di Morowali
YBM PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Bantuan Gerobak Cahaya untuk UMKM
PLN Bangun Jalan Usaha Tani di Pohuwato, Permudah Akses dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
PLN Bangun Jalan Paving Blok di Minahasa, Warga Tempang Dua Kini Nikmati Akses Lebih Baik
Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:07 WITA

Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:23 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:01 WITA

Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:31 WITA

Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Layanan Listrik Pulau Paku Jadi 18 Jam, Dorong Ekonomi di Morowali

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:12 WITA

YBM PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Bantuan Gerobak Cahaya untuk UMKM

Berita Terbaru

Daerah

Pemdes Pontak Salurkan BLT Januari-Juni 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:40 WITA

Exit mobile version