Google Cloud Ungkap Dua Kemampuan Manusia yang Tak Tergantikan AI

Kamis, 30 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Vice President Customer Engineering Google Cloud Asia Pacific Moe Abdula. (ANTARA)

Jakarta, Pilarportal.com – Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) terus mengubah berbagai bidang kehidupan. Namun, ada kemampuan manusia yang dinilai tetap sulit digantikan oleh teknologi, yaitu empati dan kemampuan beradaptasi.

Vice President Customer Engineering Google Cloud Asia Pacific, Moe Abdula, mengatakan kemampuan manusia dalam membangun hubungan emosional dan memahami kondisi orang lain menjadi aspek yang tidak mudah ditiru oleh AI.

“Saya pikir ada keterampilan manusia yang akan bertahan, dan mereka telah melewati semua pergeseran teknologi di masa lalu. Kemampuan kita untuk memiliki empati dan koneksi adalah hal yang sangat manusiawi,” ujar Moe dalam acara taklimat media Google Cloud di Jakarta.

Menurutnya, manusia memiliki kemampuan untuk membaca emosi, memahami situasi sosial, serta memberikan respons berdasarkan perasaan dan pertimbangan moral.

Ia mencontohkan profesi kepolisian yang membutuhkan interaksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai kondisi.

Dalam situasi tertentu, kemampuan untuk menenangkan konflik, memahami perasaan seseorang, hingga membantu mengambil keputusan membutuhkan empati dan penalaran manusia.

Moe menilai kemampuan tersebut membuat sejumlah profesi tetap membutuhkan peran manusia meskipun teknologi AI semakin berkembang.

Selain empati, Moe menyebut kemampuan manusia untuk terus belajar, menemukan hal baru, dan beradaptasi terhadap perubahan sebagai keunggulan lain yang tidak dimiliki teknologi.

Menurutnya, AI bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia. Sementara manusia memiliki kemampuan menciptakan pendekatan baru dan menemukan solusi di luar pola yang sudah ada.

Ia menjelaskan bahwa sejarah perkembangan teknologi menunjukkan manusia selalu mampu beradaptasi, mulai dari perubahan alat transportasi hingga pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam dunia pendidikan dan pekerjaan, kehadiran teknologi seperti kalkulator juga tidak menghilangkan kemampuan berpikir manusia, tetapi justru membantu menyelesaikan persoalan yang lebih kompleks.

Moe menilai kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara kreatif akan menjadi keterampilan penting bagi manusia di era AI.

“Manusia terus menemukan cara baru untuk bekerja dan memanfaatkan teknologi. Itu adalah keterampilan yang hanya dimiliki manusia,” katanya.

Dengan perkembangan AI yang semakin cepat, kemampuan emosional, kreativitas, dan kemampuan belajar sepanjang hayat menjadi modal utama manusia untuk tetap unggul di masa depan.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Kemarau Panjang di Poso, YBM PLN UP3 Palu dan Warga Gelar Sholat Istisqo
HPN 2026, PLN Gorontalo Datangi Rumah Pelanggan Bawa Kejutan
PLN UP3 Tahuna Perkuat Sinergi dengan Pemkab Sangihe di HPN 2026
PLN Goes To You, PLN Gorontalo Dengarkan Langsung Aspirasi Pelanggan
RSUD Boltim Dibangun, PLN Siapkan Pasokan Listrik Tanpa Henti
PLN ULP Manado Utara Sambangi Pelanggan, Dengarkan Aspirasi di Hari Pelanggan Nasional
PLN UP3 Luwuk Nyalakan Harapan Warga Kurang Mampu Lewat Light Up The Dream
HPN 2026, PLN Suluttenggo Turun Langsung Sapa Pelanggan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:26

Kemarau Panjang di Poso, YBM PLN UP3 Palu dan Warga Gelar Sholat Istisqo

Senin, 14 September 2026 - 18:38

HPN 2026, PLN Gorontalo Datangi Rumah Pelanggan Bawa Kejutan

Senin, 14 September 2026 - 18:22

PLN UP3 Tahuna Perkuat Sinergi dengan Pemkab Sangihe di HPN 2026

Jumat, 11 September 2026 - 14:34

PLN Goes To You, PLN Gorontalo Dengarkan Langsung Aspirasi Pelanggan

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

RSUD Boltim Dibangun, PLN Siapkan Pasokan Listrik Tanpa Henti

Berita Terbaru

Exit mobile version