Pdt Hein Arina, Pulang dari Amerika, Resmi Ditahan di Rutan Polda Sulut

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pdt Hein Arina, resmi ditahan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara, pada Kamis (17/4/2025).

Pdt Hein Arina, resmi ditahan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara, pada Kamis (17/4/2025).

Pilarportal.com, Manado –  Pdt Hein Arina, resmi ditahan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara, pada Kamis (17/4/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ketua Sinode GMIM tersebut keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.00 Wita. Ia tampak mengenakan kemeja putih yang dilapisi dengan rompi tahanan berwarna oranye.

Saat dicegat awak media, Pdt Arina tidak memberikan sepatah kata pun. Ia hanya memberikan isyarat dengan mengangkat tangan dan melemparkan senyum singkat. Setibanya di ruang tahanan Mapolda Sulut, ia memilih tetap bungkam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum ditahan, Pdt Arina diketahui sempat berada di Amerika Serikat selama beberapa hari. Ia dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pada Kamis, 14 April 2025, namun baru memenuhi panggilan pada 17 April.

Penahanan terhadap Pdt Hein Arina menyusul penahanan beberapa tersangka lain dalam kasus yang sama, yakni Jeffry Korengkeng, Fereydy Kaligis, Steve Hartke Andries Kepel, dan Asiano Gammy Kawatu.

Dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025), yang dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Rocky Langie, Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi, dan Dirkrimsus Kombes Pol Winardi, diungkapkan bahwa dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Sinode GMIM terjadi sejak tahun 2020 hingga 2023.

BACA JUGA  Terkait Dugaan Tipikor Dana Hibah Pemprov Sulut ke GMIM, ini Penjelasan Polda Sulut

Penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah ahli dari Kemendagri, Kemenkumham, Politeknik Negeri Manado (ahli konstruksi), serta ahli dari BPKP terkait kerugian negara.

“Berdasarkan audit dari BPKP, telah terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp8.967.684.405,” ungkap Irjen Pol Roycke.

Berita Terkait

Kompolnas Resmi Tempati Gedung Baru, Kapolri: Perkuat Pengawasan dan Layanan Publik
Kapolda Sulut Roycke Harry Langie Raih Gelar Doktor Cumlaude di Universitas Trisakti
Buronan Interpol Kasus Penipuan Online Ditangkap di Bandara Soetta
May Day 2026 di Manado Berlangsung Kondusif, Buruh dan Forkopimda Sulut Berbaur
May Day 2026: Polda Sulut Hadir Lewat Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Kapolri Letakkan Batu Pertama Mapolda DIY, Usung Konsep Smart City Canggih
Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Garda Depan Perlindungan Buruh, Ini Kata Wakapolri
Buruh Apresiasi Kapolri atas Desk Ketenagakerjaan, Dinilai Bantu Selesaikan Masalah Pekerja

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:14 WITA

Kompolnas Resmi Tempati Gedung Baru, Kapolri: Perkuat Pengawasan dan Layanan Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:16 WITA

Kapolda Sulut Roycke Harry Langie Raih Gelar Doktor Cumlaude di Universitas Trisakti

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:33 WITA

Buronan Interpol Kasus Penipuan Online Ditangkap di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:33 WITA

May Day 2026 di Manado Berlangsung Kondusif, Buruh dan Forkopimda Sulut Berbaur

Senin, 4 Mei 2026 - 12:14 WITA

May Day 2026: Polda Sulut Hadir Lewat Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Daerah

Sejumlah SMP Di Amurang Dan Tenga Sukses Gelar UAS

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:39 WITA