BITUNG, Pilarportal.com – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII menggelar Joy Sailing di perairan Selat Lembeh, Kota Bitung, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Provinsi Sulawesi Utara dan HUT ke-1 Kodaeral VIII.
Komandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla. turut dalam kegiatan yang dipusatkan di Dermaga Samuel Languyu, Bitung, Satrol Kodaeral VIII.
Kegiatan juga dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus bersama unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.
Kadispen Kodaeral VIII Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto mengatakan, Joy Sailing menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat nelayan.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pelayaran bersama atau konvoi perahu nelayan menyusuri perairan Selat Lembeh.
Selain pelayaran, Kodaeral VIII juga membagikan bantuan sembako kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI AL terhadap masyarakat pesisir sekaligus mengajak nelayan ikut merasakan momentum peringatan HUT ke-1 Kodaeral VIII.
Menurut Andreas, Selat Lembeh memiliki nilai strategis bagi Sulawesi Utara, terutama dalam bidang ekonomi, pariwisata dan sejarah perjuangan bangsa.
Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga laut sebagai sumber daya bahari.
“Laut memiliki peranan penting bagi kelangsungan masa depan bangsa. Karena itu, kesadaran dan kecintaan terhadap laut perlu terus ditumbuhkan,” ujarnya.
Kodaeral VIII menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan wilayah laut, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung kemajuan sektor maritim Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut mengusung semangat “Kodaeral VIII Bersama Rakyat, Mengawal Nusantara, Indonesia Maju.”
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Pangdam XIII/Merdeka, perwakilan Polda Sulut, Kejati Sulut, Danlanud, Danrem, Danguskamla, Kazona, Kakanwil Kemenkum Sulut, Kabinda, BNN, Basarnas serta jajaran Forkopimda Sulawesi Utara.
























Komentar