Pilarportal.com, Kotamobagu – PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) melalui UP3 Kotamobagu menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada 6 Mei 2025.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam,
PLNSalurkan Bantuan untuk Warga Korban Banjir
Bantuan disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)PLN, bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan pasca-bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan di Posko Bencana Kecamatan Tutuyan, secara simbolis oleh Plh. Manager UP3 Kotamobagu, Rohmat Sidik, kepada perwakilan masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Boltim, Ketua TP-PKK, Sekda, Camat Tutuyan, serta perangkat desa.
Detail Bantuan dari PLN
Bantuan yang diberikan PLN meliputi:
198 paket sembako
38 paket perlengkapan tidur (tikar dan kasur)
Air mineral kemasan
Apresiasi Pemerintah Daerah terhadap Aksi Sosial PLN
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas respon cepat PLNdalam membantu korban banjir di daerahnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLNatas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir di Desa Togid. Semoga kerja sama ini terus terjalin,” ujarnya.
Senada dengan itu, Camat Tutuyan, Ruswenangsih Potabuga, ST, juga berharap sinergi antara PLN dan pemerintah daerah terus berlanjut dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam.
Komitmen PLN dalam Program TJSL
Manajer PLN UP3 Kotamobagu, Hengky Purbo Lesmono, menyatakan bahwa bantuan ini adalah bagian dari komitmen sosial perusahaan.
“Kami prihatin atas musibah ini. Melalui program TJSL, kami berharap bisa membantu masyarakat untuk bangkit kembali,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Suluttenggo, Atmoko Basuki, menegaskan bahwa PLNhadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat.
“Bantuan ini kami harap bisa mendorong pemulihan warga. PLNberkomitmen terus hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Banjir di Bolaang Mongondow Timur
Sebelumnya, banjir bandang menerjang Desa Togid dan Kokapoi pada 29 April 2025 malam akibat tanggul jebol. Banjir menyebabkan kerusakan rumah dan berdampak pada 198 Kepala Keluarga dan ratusan warga lainnya.
