Malam Bacirita Deng Menkopolhukam Dihadiri Ronald Lumbuun

Minggu, 19 Maret 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Manado – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Utara Ronald Lumbuun bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sulut lainnya menghadiri kegiatan Malam Bacarita Deng Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dengan tema “Menjaga Harmoni Kebhinekaan untuk Mewujudkan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang Demokratis”, Sabtu (18/3).

Kegiatan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara tersebut diawali dengan sambutan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini adalah wujud konsistensi, tekad dan komitmen untuk memberikan karya bagi agenda pemerintah serta pembangunan bangsa dan daerah khususnya untuk pelaksanaan dan mewujudkan pemilu dan Pilkada yang demokratis, dewasa, aman dan damai di masa mendatang.

Di Sulawesi Utara sendiri apabila dilihat dalam survei dari KPU dinyatakan merupakan salah satu provinsi rawan pilkada, namun hal ini dibantah oleh Olly karena terbukti selama ini belum ada permasalahan yang terjadi selama Pilkada. “Kebhinnekaan dan kondisi toleransi beragama di Sulawesi Utara tidak Perlu diragukan lagi dan hingga saat ini terjaga dengan baik,” tegasnya.

Sejalan dengan yang diungkapkan Gubernur sebelumnya, Menkopolhukam menyampaikan dalam sambutannya bahwa Sulawesi utara adalah laboratorium sosial dan salah satu contoh wujud toleransi di Indonesia, diakui juga olehnya jika Sulut merupakan daerah yang tingkat pluralismenya paling baik dan terjaga di seluruh indonesia.

Terkait Pemilu, Mahfud juga menegaskan bahwa tidak akan ada penundaan Pemilu maupun Pilkada pada tahun 2024 sebagaimana isu yang tersebar saat ini. “Pertemuan malam ini krusial lantaran kita belum lama dikejutkan oleh rumor adanya penundaan Pemilu ketika putusan pengadilan Jakarta Utara yang memenangkan gugatan sebuah partai dan meminta KPU untuk menunda pemilu sampai tahun 2025”, tandasnya.

Menurutnya Pemilu merupakan perintah konstitusi sehingga tidak boleh ditunda oleh kekuatan hukum apapun kecuali oleh kekuatan pembuat konstitusi.

Dalam kegiatan tersebut, para undangan yang hadir turut melakukan ikrar akan menjaga harmoni dan kebhinnekaan dalam mewujudkan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 yang demokratis.

Turut memberikan presentasi dalam kegiatan ini, Akademisi Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera Bivitri Susanti, Ketua Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara Meidy Tinangon, dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Ardiles Mewoh serta Moderator Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Utara Reidi Ferdinand Sumual.(*/yud)

Berita Terkait

Prabowo Terima Dubes AS di Hambalang, Bahas Kerja Sama Strategis
Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Bukan Sekadar Ngopi, Asintel dan Dandenintel Kodam XIII/Mdk Pererat Silaturahmi dengan Wartawan
Kemarau Berkepanjangan Mulai Berdampak di Manado, Kebakaran dan Harga Pangan Naik
Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia
Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Perubahan APBD Sulut Harus Berdampak bagi Rakyat
Presiden Prabowo Minta Laporan Terbaru Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
I Gusti Bagus: Wartawan Adalah Mitra Imigrasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:21

Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 18:45

Bukan Sekadar Ngopi, Asintel dan Dandenintel Kodam XIII/Mdk Pererat Silaturahmi dengan Wartawan

Jumat, 4 September 2026 - 08:54

Kemarau Berkepanjangan Mulai Berdampak di Manado, Kebakaran dan Harga Pangan Naik

Jumat, 4 September 2026 - 08:25

Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia

Kamis, 3 September 2026 - 08:05

Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Perubahan APBD Sulut Harus Berdampak bagi Rakyat

Berita Terbaru

Exit mobile version