MANADO, Pilarportal.com – 16 April 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara (Kanwil Ditjenim Sulut) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan strategis nasional melalui sosialisasi teknis layanan visa dan izin tinggal dalam program Global Citizen of Indonesia (GCI).
Kegiatan ini digelar di Best Western The Lagoon Hotel dan melibatkan 83 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari satuan kerja keimigrasian hingga unsur non-pemerintah seperti pelaku usaha, investor, yayasan, sponsor, dan penjamin.
Kolaborasi Kunci Implementasi GCI
Komposisi peserta yang beragam mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengoptimalkan implementasi kebijakan GCI di daerah.
Program ini dirancang untuk menarik talenta global, investor, dan individu berkompetensi tinggi agar dapat tinggal dan berkarya secara legal di Indonesia.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulut yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Novly T. N. Momongan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa GCI merupakan langkah progresif pemerintah dalam meningkatkan daya saing nasional.
“Indonesia membuka ruang lebih luas bagi talenta global dan investor. Sosialisasi ini penting agar seluruh pemangku kepentingan memahami kebijakan dan implementasinya secara utuh,” ujarnya.
Materi dari Pusat hingga Daerah
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari berbagai level. Denny Priyantkasetya memaparkan kebijakan GCI secara komprehensif, mulai dari landasan hukum, subjek visa diaspora, hingga alur permohonan dan fasilitas keimigrasian.
Sementara itu, Arthur L. Mawikere menekankan peran imigrasi sebagai fasilitator pembangunan.
Menurutnya, fungsi imigrasi kini tidak hanya sebagai penjaga pintu negara, tetapi juga sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi melalui layanan yang adaptif.
Penguatan dari sisi investasi disampaikan oleh Hermina Syalom Daily Korompis yang mengungkap tren positif Penanaman Modal Asing (PMA) di Sulawesi Utara sepanjang 2025, termasuk peningkatan investasi di sektor unggulan.
Dorong Ekonomi Inklusif dan Daya Saing Global
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenim Sulut menargetkan terciptanya kesamaan persepsi serta peningkatan kapasitas seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kebijakan GCI secara efektif.
Sinergi antara kebijakan keimigrasian dan potensi investasi daerah diyakini mampu:
Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif
Menarik talenta global dan investor internasional
Memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai destinasi strategis
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran strategis imigrasi sebagai garda terdepan dalam mendukung pembangunan nasional yang adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing global di tengah dinamika mobilitas internasional.







