Melintu Tembonang, Terimakasih Albert Huppy Wounde

Kamis, 20 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Melintu Tembonang, Terimakasih Albert Huppy Wounde

Melintu Tembonang, Terimakasih Albert Huppy Wounde

Pilarportal.com, Sangihe – Usai sudah masa Jabatan seorang Albert Huppy Wounde sebagai penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, beliau bersama keluarga dilepas secara Adat dalam bingkai Melintu Tembonang di rumah dinas Bupati dan dihentar ratusan masyarakat dengan berjalan kaki menuju pelabuhan Nusantara Tahuna. Kamis,(19/02/25).

Kurang lebih 9 bulan atau 266 hari Albert Huppy Wounde memimpin bumi Tampungang Lawo, Pria yang juga menjabat sebagai kepala Biro Hukum Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Tata Laksana pada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di lepas secara adat oleh badan adat sangihe bersama seluruh jajaran pemerintahan Kabupaten Kepulaun Sangihe dan masyarakat.

Dalam momen terakhirnya sebagai penjabat Bupati Albert Huppy Wounde mengungkapkan isi hatinya bagaimana begitu terhormat menjadi bagian dari perjalanan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe selama kurang lebih 9 bulan juga bagaimana penerimaan masyarakat sejak pertama kali menginjakkan kaki di bumi Tampungang Lawo.

 

Saya bersama istri merasa sangat terhormat menjadi bagian dari perjalanan Pemerintahan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, sembilan bulan kiranya bukan waktu yang lama juga bukan waktu yang pendek untuk kita bersosialisasi berinteraksi membicarakan ini dan itu tentu sebagai pimpinan ini menjadi tanggungjawab saya.

BACA JUGA  Kabupaten Kepulauan Sangihe Kembali Terima Piagam UHC

“Meski waktu yang kami miliki terbatas kami merasa seperti telah melewati waktu yang panjang bersama keluarga besar pemerintah kabupaten Sangihe bersama masyarakat yang begitu luar biasa sejak pertama kali kami menginjakkan kaki dibumi Tampungang lawo, Kami sekeluarga merasa begitu diterima dihargai disangihe ini yang memang kami tidak sangka” ungkap Wounde.

Pria yang menempuh pendidikan di SMA 24 Jakarta dan Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara serta menamatkan Magister Hukum Tata Negara di Universitas Jember pula mengatakan bahwa segala keberhasilan dan capaian bukan karena seorang Albert Huppy Wounde tapi karena kinerja teman-teman semua, lanjutnya komitmen diperlukan karena Sangihe punya potensi yang perlu terus digali.

Segala yang berhasil dan dicapai adalah hasil dari kerja keras bukan karna seorang Albert Huppy Wounde apa yang berhasi diraih itu karena teman-teman mau kerja bukan karena saya, komitmen dibutuhkan disini teman-teman, masyarakat sangat berharap.

“Potensi di sangihe ini tidak bisa temukan ditempat lain, Sangihe punya karakternya tersendiri, jadi tergantung bagaimana kita menggalinya” ujar Wounde

BACA JUGA  Pemkab Sangihe Gelar Audit Kasus Stunting

Menutup ungkapan hati seorang Albert Huppy Wounde sebelum dihentar Menuju Pelabuhan Nusantara Tahuna ia bersama sang istri Josephina Mathilda Tacco lewat ikatan emosional yang telah terbentuk akan selalu mengingat sangihe, dengan penuh rasa cinta.

Meskipun perjalanan kami berakhir disini, tentu ikatan emosional yang telah terbentuk terjalin dan akan tetap hidup, kenangan indah kerja keras kita bersama, harapan-harapan yang telah kita bangun terus mewarnai langka kami kedepan.

“Kami akan selalu mengingat sangihe dengan penuh rasa cinta dan kami percaya kabupaten ini akan semakin berkembang maju dan sejahtera” tutup Albert Huppy Wounde.

Berita Terkait

PLN Pastikan Listrik Andal di Lomba Masamper di Sangihe
PLN UID Suluttenggo Salurkan 215 Paket Sembako untuk Korban Banjir Sangihe, Sekaligus Cek Keandalan Listrik
YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako
PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala
Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna
Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau
Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:41

PLN Pastikan Listrik Andal di Lomba Masamper di Sangihe

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:58

PLN UID Suluttenggo Salurkan 215 Paket Sembako untuk Korban Banjir Sangihe, Sekaligus Cek Keandalan Listrik

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:22

PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:19

Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna

Berita Terbaru