Manado, Pilarportal.com – 20 April 2026 – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat oleh Kodam XIII/Merdeka melalui dukungan aktif pada program nasional Gerakan Bebas Sampah.
Hal ini ditandai dengan kegiatan sosialisasi yang digelar di Ruang Yudha Makodam XIII/Merdeka, melibatkan unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah di Sulawesi Utara.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin oleh Kepala Tim Mabes TNI Kolonel Caj (K) Nurjanah, yang menjabat sebagai Paban Utama Lingkungan Hidup Sahli Bidang Wasnas dan Lingkungan Hidup Panglima TNI.
Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi kebijakan strategis pengelolaan lingkungan di daerah.
Dalam kesempatan itu, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi hadir mewakili Pangdam XIII/Merdeka.
Ia menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
“Persoalan sampah saat ini sudah menjadi isu serius. Diperlukan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat agar gerakan ini benar-benar berdampak. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut ketahanan nasional,” ujarnya.
Sosialisasi Gerakan Bebas Sampah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong penguatan gerakan nasional peduli lingkungan melalui sistem pengelolaan sampah yang terpadu, terstruktur, dan berkelanjutan.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Wahyudi, Aster Koarmada VIII Manado Kolonel Laut (PM) Nurul Fatta Lubis, Kadisops Lanud Sam Ratulangi Letkol Kum Yeni Fitriana Luntungan, perwakilan Polda Sulawesi Utara, serta unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara.
Melalui kegiatan ini, Kodam XIII/Merdeka diharapkan mampu menjadi pelopor dalam implementasi gerakan bebas sampah di wilayahnya.
Selain itu, seluruh jajaran TNI diharapkan turut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif, ditandai dengan sesi diskusi antara peserta dan narasumber. Di akhir acara, seluruh pihak menyatakan komitmen bersama untuk memperkuat gerakan bebas sampah sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.







