Menkes Tanamkan Profesionalisme Bagi Pejabat Kemenkes

Sabtu, 20 Mei 2023 - 07:11 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Jakarta – Menteri Kesehatan Budi G Sadikin melantik pejabat tinggi pratama, pejabat fungsional, dan direksi rumah sakit vertikal. Sekaligus juga mengukuhkan dewan pengawas rumah sakit pada hari ini Rabu (17/5).

Sebanyak tujuh orang JPT Pratama dan 125 direksi rumah sakit dilantik pada hari ini baik secara luring di kantor Kementerian Kesehatan maupun secara daring.

Dalam sambutannya, Menkes mengatakan pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian Kesehatan merupakan wujud dari transformasi pilar ketujuh yaitu budaya kerja dan organisasi Kemenkes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menkes ingin memastikan setiap pegawai di lingkungan Kemenkes adalah yang terbaik, tidak hanya bisa menciptakan perubahan di lingkup nasional, bahkan sampai ke lingkup internasional.

”Kita ingin benar benar menciptakan K/L yang berisi orang orang yang terbaik yang ada di negara ini, bisa menjadi panutan bagi masyarakat dan juga bisa jadi kebanggaan karena perannya di dunia internasional,” ujar Menkes Budi.

Ada empat pilar yang harus dipedomani dan dijalankan, khusunya bagi pejabat yang baru dilantik hari ini, lanjut menkes.

Pilar pertama adalah menjaga integritas dengan baik, bisa bekerja dengan baik dan bisa dipanuti oleh anak buah, rekan kerja dan masyarakat.

‘Kedua, profesionalisme kerja harus dapat memberikan yang terbaik. Kalau bisa melakukan kebaikan bagi masyarakat jangan takut karena adanya tekanan, jadi profesionalisme sangat penting,” jelas Menkes.

Ketiga, kerjasama dan komunikasi yang baik, bahwa bekerja sebagai satu lingkungan kemenkes dan suasana pemerintah republik indonesia, lebih besar juga dalam tataran bangsa indonesia, harus benar-benar cair dan bekerja bersama.

”Perputaran akan semakin banyak kita lakukan agar bisa bekerja bersama sama. Apapun latar belakang pendidikan, speasilis, maupun daerah. Rotasi akan diperbanyak agar kebiasaan kerjasama kita bisa cairkan,” lanjutnya.

Terakhir, semua harus berani menantang diri, meningkatkan kapasitas untuk tidak hanya bertarung di level kota atau nasional saja, namun juga sampai tataran global.

Menkes mencontohkan kerjasama baik antara Kemenkes bersama kemenkeu mampu menginisiasi pandemic fund pada tahun 2022 sebagai sumber keuangan bagi seluruh negara di dunia kalau punya masalah kesehatan.

”Selamat bertugas dan bekerja keras menjadikan bangsa kita sehat, jaya, dan disegani oleh bangsa lainnya di dunia,” Tutup Menkes.(*/yud)

Berita Terkait

Delapan Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Baru
Prabowo Tunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
SPPG Sindulang Satu Jadi Contoh Perlindungan Kesehatan Relawan di Sulut
Pemprov Sulut dan BPJS Kesehatan Berhasil Tekan Tunggakan Iuran JKN hingga 62,58 Persen
BPJS Kesehatan Manado Perkuat Transparansi dan Layanan JKN Lewat Media Gathering 2026
Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:06 WITA

Delapan Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:38 WITA

Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Baru

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:25 WITA

Prabowo Tunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden

Senin, 8 Juni 2026 - 11:51 WITA

SPPG Sindulang Satu Jadi Contoh Perlindungan Kesehatan Relawan di Sulut

Senin, 8 Juni 2026 - 11:27 WITA

Pemprov Sulut dan BPJS Kesehatan Berhasil Tekan Tunggakan Iuran JKN hingga 62,58 Persen

Berita Terbaru

Exit mobile version