Jakarta, Pilarportal.com – Olahraga pada pagi hari sering dilakukan sesaat setelah bangun tidur, ketika kondisi perut masih kosong.
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, apakah olahraga tanpa makan terlebih dahulu aman dilakukan?
Sebagian orang meyakini olahraga saat perut kosong dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak dan mempercepat penurunan berat badan.
Namun, ada juga anggapan bahwa tubuh membutuhkan asupan energi sebelum berolahraga agar performa tetap maksimal.
Menurut sejumlah kajian kesehatan, olahraga saat perut kosong atau fasted workout umumnya aman dilakukan oleh orang yang sehat.
Dalam kondisi tersebut, tubuh akan menggunakan cadangan energi berupa lemak dan karbohidrat karena belum mendapatkan asupan makanan.
Beberapa penelitian menunjukkan olahraga dalam kondisi puasa dapat meningkatkan penggunaan lemak sebagai sumber energi.
Meski demikian, manfaat tersebut tidak selalu berarti penurunan berat badan yang lebih besar dibandingkan olahraga setelah makan.
Hasil penelitian lain menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap penurunan berat badan maupun persentase lemak tubuh antara olahraga dengan perut kosong dan setelah makan.
Selain manfaat, olahraga tanpa asupan makanan juga memiliki sejumlah risiko.
Ketika energi tubuh terbatas, seseorang bisa lebih cepat mengalami kelelahan, penurunan performa, hingga sulit berkonsentrasi saat latihan.
Kadar gula darah yang rendah juga dapat menyebabkan pusing, gemetar, mual, bahkan rasa tidak nyaman selama berolahraga.
Pada kondisi tertentu, tubuh dapat menggunakan protein otot sebagai sumber energi, padahal protein berperan penting dalam proses pemulihan dan pembentukan otot.
Untuk olahraga ringan seperti jalan santai, peregangan, atau yoga, aktivitas tanpa sarapan biasanya masih dapat dilakukan.
Namun, untuk olahraga intensitas tinggi seperti lari jarak jauh, berenang, tenis, atau latihan beban, sebaiknya tubuh mendapatkan asupan energi terlebih dahulu.
Para ahli menyarankan konsumsi makanan sekitar 2–3 jam sebelum olahraga berat.
Pilihan makanan dapat berupa sumber karbohidrat, protein, dan lemak sehat agar tubuh memiliki energi yang cukup selama latihan.
Jika waktu terbatas, camilan ringan seperti buah, roti dengan selai kacang, atau energy bar dapat menjadi pilihan sebelum berolahraga.
Setelah latihan, tubuh juga membutuhkan nutrisi untuk mengembalikan energi dan memperbaiki jaringan otot.
Makanan dengan kandungan karbohidrat, protein, dan serat seperti smoothie buah, yogurt, susu rendah lemak, roti gandum, atau kacang-kacangan dapat membantu proses pemulihan.
Selain memperhatikan asupan makanan, menjaga kecukupan cairan juga penting dengan minum air putih sebelum, selama, dan setelah olahraga.
Pada akhirnya, olahraga saat perut kosong bukan hal yang dilarang, tetapi perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh, jenis latihan, dan tujuan olahraga.
Mengenali kemampuan tubuh menjadi kunci agar olahraga tetap aman, nyaman, dan memberikan manfaat maksimal.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM

Komentar Batalkan balasan