Super Garuda Shield 2023 Akan Diikuti Militer 22 Negara

Sabtu, 20 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Surabaya –  Tentara Nasional Indonesia akan menggelar Latihan Bersama Super Garuda Shield ke 17 tahun 2023, yang direncanakan akan diikuti oleh 22 negara sahabat, pada Final Planning Conference (FPC) yang dilaksanakan oleh 317 personel dari negara Indonesia, US, Perancis, Filipina, Australia, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Papua Nugini , Timor Leste, dan Belanda, telah ditutup secara resmi oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, di Hotel sangri-La, Surabaya Jumat (19/5/2023).

Pelaksanaan FPC tersebut telah diselenggarakan mulai tanggal 15 – 19 Mei 2023, bertujuan untuk membahas data dan fakta yang didapat dari hasil tinjau medan, pembahasan hal apa saja yang akan dilaksanakan, dan penyempurnaan serta sinkronisasi skenario latihan Super Garuda Shield tahun 2023.
Pada FPC ini.

Masing-masing grup mendiskusikan detail latihan di antaranya Staff Exercise, Multinational Force, Field Training Exercise, Combined Armed Live Fire Exercise, Hirain /C-Rain, Logistics and Protocol, Life Fire Exercise, Amphibious, Airborne, dan Encap.

Dalam sambutannya, Asops Panglima TNI menyampaikan bahwa kesepakatan bersama dari negara peserta dapat menyukseskan kegiatan Super Garuda Shield 17/2023.

BACA JUGA  Asops Panglima TNI: Latma Crocodile Response Tingkatkan Kemampuan TNI

“Saya berharap hal-hal yang telah di sepakati bersama dapat dijadikan pedoman dalam menyelenggarakan latihan, gunakan waktu yang ada untuk meneliti dan menyempurnakan kembali hal-hal terkait penyelenggaraan latihan”, ujarnya.

Asops Panglima TNI juga menghimbau untuk mengidentifikasi, mewaspadai dan melaporkan pada kesempatan pertama apabila ada kendala.

“Koordinasikan dengan pemerintah daerah baik pada tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi dengan stakeholder terkait atau kementerian terkait lembaga kantor terkait yang diperlukan dalam rangka mengamankan jalannya latihan”, tutup Asops.(puspen tni)

Berita Terkait

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7
Pangdam Anggit Temui Dankodaeral VIII, Soliditas TNI Jadi Fokus
Pangdam XIII/Mdk dan YKEP Perkuat Koordinasi
Pangdam XIII/Merdeka Perkuat Sinergi dengan Lanudsri Manado
Kapal Tanker MT Mika Zayn Terbakar, Kodaeral VIII Kerahkan KAL Patola VIII-27 dan RHIB untuk Pengamanan
Presiden Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, Kadin Dukung Program P3MDI
Pangdam dan Gubernur Sulut Perkuat Sinergi, Pembangunan Daerah Jadi Fokus
Empat Satuan TNI AD Raih Tanda Kehormatan Samkaryanugraha

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:45

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7

Selasa, 3 November 2026 - 21:18

Pangdam Anggit Temui Dankodaeral VIII, Soliditas TNI Jadi Fokus

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Pangdam XIII/Mdk dan YKEP Perkuat Koordinasi

Senin, 2 November 2026 - 15:23

Pangdam XIII/Merdeka Perkuat Sinergi dengan Lanudsri Manado

Senin, 2 November 2026 - 08:01

Kapal Tanker MT Mika Zayn Terbakar, Kodaeral VIII Kerahkan KAL Patola VIII-27 dan RHIB untuk Pengamanan

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!