Kemnaker Gandeng Unpad Perkuat SDM Unggul dan Link and Match Dunia Kerja

Rabu, 20 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi ketenagakerjaan nasional.

JAKARTA, Pilarportal.com — Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi ketenagakerjaan nasional.

Kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan dunia industri dinilai menjadi kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan adaptif menghadapi perubahan dunia kerja.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam penguatan riset, inovasi, serta pengembangan talenta unggul.

Menurutnya, transformasi digital dan perkembangan teknologi menuntut dunia pendidikan untuk mampu menyesuaikan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

“Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi dan dunia industri menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang adaptif, kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan,” ujar Sekjen Kuntadi, Selasa (19/5/2026).

Sebagai langkah konkret, Kemnaker menjalin kerja sama pengembangan SDM bersama Universitas Padjadjaran atau Unpad Bandung.

Kerja sama tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri nasional.

Sekjen Kuntadi menilai sinergi lintas sektor penting agar lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Sinergi lintas sektor penting agar lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” kata Sekjen Kuntadi.

Dalam kerja sama tersebut, Kemnaker dan Unpad mengembangkan berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan penguatan kewirausahaan.

Selain itu, kedua pihak juga memperkuat kajian ketenagakerjaan serta penyusunan program pendidikan dan pelatihan yang selaras dengan kebutuhan industri modern.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk menciptakan link and match antara kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja nasional.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan kompetensi lulusan secara bertahap sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

“Kerja sama ini diharapkan mampu mengintegrasikan pendidikan, pelatihan dan dunia kerja sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan serta daya saing yang lebih kuat,” tutur Sekjen Kuntadi.

Lebih lanjut, sinergi Kemnaker dan Unpad juga mencakup penguatan pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

Program tersebut akan mengintegrasikan pelatihan Kemnaker dengan kapasitas akademik, pusat kajian, riset, dan inovasi yang dimiliki Unpad.

Kemnaker juga terus memperluas akses peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui transformasi layanan ketenagakerjaan digital SIAPKerja.

Selain itu, pemerintah turut memperkuat balai pelatihan vokasi agar lebih responsif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja.

Menurut Sekjen Kuntadi, langkah tersebut diharapkan membuka akses lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pelatihan dan sertifikasi kompetensi.

“Kami ingin memastikan generasi muda dan lulusan perguruan tinggi memiliki akses terhadap pelatihan yang relevan, sertifikasi kompetensi, dan peluang kerja yang lebih luas,” jelas Sekjen Kuntadi.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi
Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia
Prabowo Terima Dubes AS di Hambalang, Bahas Kerja Sama Strategis
Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:02

Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar

Selasa, 22 September 2026 - 08:30

Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi

Senin, 14 September 2026 - 19:53

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 September 2026 - 08:02

Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi

Senin, 14 September 2026 - 06:05

Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia

Berita Terbaru

Manado

Lapas Manado Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:26

Exit mobile version