Yori Rambay Cs ke Manado: ini yang Dilakukan

Minggu, 22 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hangatnya pelukan keluarga terasa begitu nyata dalam kunjungan Keluarga Rambay Kasumba ke Manado, Sulawesi Utara, pada 18 hingga 22 Maret 2026.

Hangatnya pelukan keluarga terasa begitu nyata dalam kunjungan Keluarga Rambay Kasumba ke Manado, Sulawesi Utara, pada 18 hingga 22 Maret 2026.

MANADO, Pilarportal.com – Hangatnya pelukan keluarga terasa begitu nyata dalam kunjungan Keluarga Rambay Kasumba ke Manado, Sulawesi Utara, pada 18 hingga 22 Maret 2026.

Dipimpin oleh Yori Rambay, rombongan datang bukan sekadar melakukan perjalanan, tetapi membawa rindu yang lama terpendam untuk bertemu dengan sosok yang mereka kasihi, Mayor Ny. Kasumba.

Pertemuan itu pun berlangsung penuh haru. Senyum, tawa, bahkan rasa bahagia yang tak terucap, menyatu dalam kebersamaan yang sederhana namun begitu bermakna. Jarak antar provinsi seakan sirna saat keluarga kembali dipersatukan dalam satu ruang penuh kasih.

“Rasanya sangat bahagia bisa bertemu Tante. Ini bukan hanya kunjungan biasa, tapi momen yang kami tunggu,” ungkap Yori Rambay dengan penuh rasa syukur.

Di balik suasana hangat tersebut, terselip pula tujuan penting yang menjadi bagian dari bentuk kepedulian keluarga, yakni membantu proses perpindahan Christian Rambay dari Kabupaten Minahasa Utara ke Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Bagi mereka, ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan wujud nyata dari kebersamaan—bahwa keluarga selalu hadir, saling menopang, dan tidak pernah membiarkan satu sama lain berjalan sendiri.

Mayor Ny. Kasumba pun tak mampu menyembunyikan rasa harunya atas kunjungan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam, sekaligus harapan agar tali kekeluargaan ini tetap terjaga erat, meski terpisah jarak antara Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

“Kebersamaan seperti ini sangat berarti. Jarak boleh memisahkan, tapi kasih dalam keluarga tidak akan pernah pudar,” tuturnya.

Hari-hari kebersamaan itu pun terasa begitu cepat berlalu. Saat rombongan kembali ke Sulawesi Tengah, tersisa kenangan indah yang tak tergantikan—tentang tawa, cerita, dan cinta yang kembali dipererat.

Lebih dari sekadar kunjungan, momen ini menjadi pengingat bahwa keluarga adalah tempat pulang yang sesungguhnya—di mana setiap langkah selalu memiliki arti, dan setiap pertemuan adalah anugerah.

Berita Terkait

Lapas Manado Bersama TNI, Polri dan BNNP Gelar Sidak, WBP Jalani Tes Urine
Polairud Polda Sulut dan PDAM Wanua Wenang Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih ke Manado Tua dan Siladen
Empat Siswa SMPN 4 Ambar Raih juara Tinju Antar Pelajar
Bukan Sekadar Ngopi, Asintel dan Dandenintel Kodam XIII/Mdk Pererat Silaturahmi dengan Wartawan
Kemarau Berkepanjangan Mulai Berdampak di Manado, Kebakaran dan Harga Pangan Naik
Pasca Kebakaran Gereja, Kakanwil Ditjenpas Sulut Pastikan Pembinaan Rohani WBP Lapas Manado Tetap Berjalan
Kakanwil Ditjenpas Sulut Turun ke Lapas Manado, Cek Blok Lansia hingga Lokasi Bekas Kebakaran
Siswi SMA Eben Haezar Manado Glorya Mintalangi Raih Juara 2 Duta Muda BPJS Kesehatan Manado 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:13

Lapas Manado Bersama TNI, Polri dan BNNP Gelar Sidak, WBP Jalani Tes Urine

Kamis, 17 September 2026 - 20:07

Polairud Polda Sulut dan PDAM Wanua Wenang Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih ke Manado Tua dan Siladen

Selasa, 15 September 2026 - 21:47

Empat Siswa SMPN 4 Ambar Raih juara Tinju Antar Pelajar

Minggu, 6 September 2026 - 18:45

Bukan Sekadar Ngopi, Asintel dan Dandenintel Kodam XIII/Mdk Pererat Silaturahmi dengan Wartawan

Jumat, 4 September 2026 - 08:54

Kemarau Berkepanjangan Mulai Berdampak di Manado, Kebakaran dan Harga Pangan Naik

Berita Terbaru