Pilarportal.com, Minsel – Wiau Lapi merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Wiau Lapi terbagi menjadi 2 desa, yaitu Wiau Lapi Barat dan Wiau Lapi. Desa ini merupakan salah satu desa penghasil captikus, yang merupakan minuman khas masyarakat daerah Sulawesi Utara.
Tahun 2023 ini juga menurut data yang dihimpun wartawan media ini, Wiau Lapi terpilih mewakili Sulawesi Utara sebagai desa percontohan anti korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi
Dalam persiapan mengikuti lomba Nusantara yang digelar oleh Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Kemendes PDTT), pemerintah desa Wiau Lapi dalam hal ini Hukum Tua Ferry Kumendong bersama jajaran pendamping desa hari ini Selasa (22/08) bertempat di kantor desa setempat, mengikuti Technical Meeting Lomba Desa Wisata Nusantara oleh kementerian desa PDTT.
Kumendong mengungkapkan keseriusannya dalam mengikuti kegiatan tersebut secara daring.
“Tentunya kami sebagai pemerintah desa sangat mengharapkan dukungan seluruh warga masyarakat untuk kegiatan dari daerah sampai ke tingkat nasional. Dari sekian banyak penghargaan baik itu tingkat desa sampai ke tingkat nasional, semua demi kepentingan masyarakat desa Wiau Lapi khususnya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Minsel bupati Franky Donny Wongkar SH bersama Wakil bupati Pdt Petra Yani Rembang MTh”, ucap Kumendong.
Yeanne Rompas ST, salah satu pendamping desa yang hadir pada kegiatan tersebut mengungkapkan persiapan pendaftaran Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) thn 2023, persyaratannya adalah legalitas desa wisata, Perdes pendirian Bumdesa/ dan sertifikat badan hukum, belum pernah menang event sejenis tingkat nasional dari kementerian mana saja.
Desa WiauLapi merupakan salah satu dari 13 desa di wilayah Kecamatan Tareran, yang terletak 3,4 Km ke arah Utara dari ibu kota Kecamatan, mempunyai luas wilayah seluas 335 hektar.
Adapun sekilas tentang prestasi desa Wiau Lapi yang dicapai selama beberapa tahun terakhir :
Sejak dicanangkan sebagai Kampung KB pada tanggal 26 Juli 2018 oleh Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, SE, Desa Wiau Lapi mulai melakukan pembenahan, sehingga mengalami banyak perubahan dalam perkembangan kependudukan, KB, pembangunan keluarga. Terbukti Desa Wiau Lapi dapat dikenal sampai kepada Kementrian Dalam Negeri karena pencapain yang didapat. Prestasi yang didapat diantaranya:
Tahun 2020 : Piagam Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah, Piagam Penghargaan dalam Kegiatan Evaluasi Pengembangan Desa di Tingkat Kecamatan
Tahun 2021 : Piagam Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Badan Pengelola Pajak Dan Retibusi Daerah sebagai Desa Tercepat Pengelolaan Dana Desa T.A 2021.
Tahun 2022 : Bulan Agustus 2022, Piagam Penghargaan & Tropi dari Pemerintah Kecamatan Tareran Sebagai Juara 1 Lomba Evaluasi Perkembangan Desa, meraih penghargaan tropy dan uang tunai dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Sebagai Desa Terbaik 1 Tingkat Kabupaten dalam Kegiatan Evaluasi Pengembangan Desa.
Bulan September Tahun 2022 mendapat Piagam Penghargaan Dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai Juara 1 Tingkat Provinsi dalam Lomba Kegiatan Evaluasi Desa. Bulan November Tahun 2022 mendapat Piagam Penghargaan Lomba Desa dari Menteri Dalam Negeri sebagai Juara Pertama Tingkat Provinsi Tahun 2022. Piagam Penghargaan Sebagai Desa Wisata Dari Menteri Pariwisata.
Tahun 2023 Piagam Penghargaan Dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Juara 1 Tingkat Kabupaten/ Provinsi Lomba Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas.
Pemerintah dan Masyarakat Desa Wiau Lapi bersama kelompok kerja (POKJA) terus melakukan kerja sama dan berinovasi dalam mengembangkan potensi yang ada di Desa. Di antaranya : Desa Wisata, desa iklim, desa digitalisasi, desa Percontohan Anti Korupsi, desa Anak Sehat. Statistik Kampung jumlah penduduk menurut kelompok umur jumlah jiwa 994, jumlah kepala keluarga 341 Jumlah PUS 137.
(Stevie)
